Suarasiber.com (Tanjungpinang) – Marc Marquez benar-benar sedang dalam mode “tak tersentuh”. Kemenangan sprint race di Catalunya, Sabtu (6/9/2025), bukan sekadar menambah koleksi medali emas.
Itu adalah langkah besar menuju angka keramat 222 poin, jarak yang akan mengunci gelar juara dunia MotoGP 2025 lebih cepat.
Tambahan 12 poin membuat Marquez kini mengoleksi 467 poin.
Sang Baby Alien unggul 187 poin dari adiknya, Alex Marquez, yang kembali harus menelan pil pahit setelah terjatuh empat lap jelang finis.
Kekalahan Alex sekaligus menyingkirkan penghalang terbesar Marc di jalur juara.
Target berikutnya jelas: menambah 35 poin lagi untuk mencapai batas magis 222. Jika itu tercapai, tak ada lagi yang bisa menggoyang singgasana Marquez, meski enam seri masih tersisa.
Dan lihat jadwalnya — seri berikutnya bukan sembarangan. Misano, kandang abadi Valentino Rossi, ikon yang selama ini menjadi “musuh publik” terbesarnya.
Bayangkan, jika Marquez benar-benar mengunci gelar dunia di sirkuit kebanggaan The Doctor. Itu bukan sekadar juara, melainkan pernyataan perang sejarah.
Setelah Catalunya, tujuh seri tersisa menanti: Misano, Motegi, Mandalika, Phillip Island, Sepang, Portimao, hingga Valencia. Tapi semua bisa jadi formalitas jika angka keramat itu jatuh di Misano.
Pertanyaannya kini hanya satu:
Apakah Marquez akan mengubah tanah suci Rossi menjadi panggung perayaan gelarnya? Atau Misano justru kembali mengutuknya seperti tahun-tahun lalu? (eko)
Editor
Yusfreyendi





