Suarasiber.com – Drama keluarga mewarnai Catalunya! Alex Marquez menyalip ambisi sang kakak, membuat pesta juara dunia Marc Marquez tertunda.
Setelah kalah dari sang adik di Catalunya, Marc Marquez berpotensi mengunci gelar dunia di depan publik Indonesia di Sirkuit Mandalika.
Marc Marquez harus menahan diri. Impian mengunci gelar juara dunia kesembilannya di Misano buyar, setelah justru dikalahkan adiknya, Alex Marquez, pada MotoGP Catalunya, Minggu (7/9/2025).
Balapan itu menyimpan cerita menarik. Berbeda dari kebiasaannya, Marc tidak memaksakan tekanan di lap-lap akhir.
Ia justru terlihat memberi ruang pada Alex untuk merebut kemenangan perdana musim ini.
“Hari ini memang benar saya bisa mengerahkan semuanya, tapi belum waktunya untuk melakukannya,” ujar Marc usai balapan.
Hasilnya, Alex finis pertama, Marc di posisi kedua, sementara Enea Bastianini melengkapi podium. Francesco Bagnaia hanya mampu finis ketujuh setelah start dari grid ke-21.
Kemenangan Alex membuat selisih poinnya dengan Marc menyempit jadi 182 poin. Angka itu membuat jarak menuju target keramat 222 poin kembali melebar menjadi 40, atau lima poin lebih banyak dari target awal bos Ducati.
Rencana Ducati menjadikan Misano (12–14 September) sebagai panggung match point Marquez otomatis gagal.
Kini, Baby Alien mengalihkan bidikan ke Motegi, Jepang (26–28 September) untuk mengunci keunggulan.
Jika semua sesuai skenario, pesta juara dunia bisa meledak di Sirkuit Mandalika, Indonesia (3–5 Oktober).
Marc pun realistis. “Target saya jelas, menguncinya di Jepang atau Indonesia,” tegasnya.
Artinya, publik Indonesia berpotensi menyaksikan langsung sejarah besar: Marquez meraih gelar dunia kesembilan, sekaligus mengangkat trofi juara di tanah Mandalika. (eko)
Editor Yusfreyendi





