Suarasiber.com (Tanjungpinang) – Marc Marquez memasuki MotoGP Catalunya 2025, Minggu (7/9/2025), tanpa predikat favorit utama.
Hal yang diakui sendiri oleh Marc Marquez, “Ini bukan salah satu trek terbaik saya, setidaknya di atas kertas, bahkan dalam hal hasil,” kata Marquez (crash net).
Rekornya di Circuit de Barcelona-Catalunya memang kurang menonjol. Meskipun ia pernah menang di sana pada 2014 dan 2019.
Namun performanya musim ini begitu konsisten sehingga posisinya di puncak klasemen tetap kokoh.
Marc kini memiliki 455 poin. Unggul 175 poin dari Alex Marquez yang punya 280 poin.
Keunggulannya itu membuat jalannya ke arah gelar juara dunia MotoGP 2025 semakin mulus (sekaligus gelar juara dunia ketujuh di kelas MotoGP dan kesembilan di semua kelas).
Bahkan bos Ducati Corse, Gigi Dall’Igna menargetkan juara dunia di Sirkuit Misano yang merupakan kandang Valentino Rossi.
Hal itu berarti Ducati mau Marc Marquez meraih hasil terbaik di Catalunya dan di Misano.
Meski Marc Marquez menargetkan jadi juara dunia MotoGP 2025 pada balapan di sirkuit Motegi, Jepang (28/9/2025). Yang berarti dua seri balapan usai Catalunya.
Balapan di Misano sendiri (14/9/2025), akan dilaksanakan usai gelaran di Catalunya.
Dukungan Penuh dari Ducati
Manajer Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, menyatakan bahwa seluruh sumber daya tim kini difokuskan demi satu hal: memastikan gelar dunia benar-benar menjadi milik Marquez.
Komentar ini mempertegas dukungan strategis dan mental Ducati terhadap Marquez – tak hanya memenangkan satu per satu seri, melainkan secara keseluruhan menjadi juara dunia.
Motivasi Marquez dan Harapan Ducati
Saat peluncuran Ducati Desmosedici GP25 awal musim, Marquez menyatakan ambisinya jelas. “Kami ingin memenangkan kejuaraan pembalap dan konstruktor.”
Ia juga menambahkan bahwa jika dia tak berhasil, maka dia berharap rekan setimnya, Bagnaia, yang melakukannya (Cadena SER).
Pengakuan atas Dominasi Marquez
Secara resmi, Ducati menyadari betapa besar dampak Marquez di lintasan dan di dalam tim: Ducati resmi merayakan performa luar biasa Marquez yang menghancurkan berbagai rekor musim ini. Jumlah kemenangan terbanyak di hari Sabtu dan Minggu, serta podium terbanyak, menjadikannya figur kunci keberhasilan tim (DiarioAS).
Dall’Igna mengomentari penampilan Márquez di Brno: “Marquez membuat semuanya terlihat sangat mudah.” Dia juga menyebut bahwa Ducati merasa bahagia dan bersyukur memilikinya di tim (DiarioAS).
Catalunya meski bukan sirkuit favorit Marc namun sangat penting. Karena bisa membuat jalan Marc ke arah gelar juara dunia semakin mulus.
Dukungan penuh dari Ducati saat ini semakin memuluskan jalan Marc. Saat ini Ducati mendukungnya tak hanya di lintasan. Tapi juga dalam strategi panjang untuk memastikan gelar dunia.
Motivasi Marquez jelas: ingin membawa Ducati meraih gelar juara dunia bagi pembalap dan konstruktor.
Kejutan di Misano – sirkuit emosional dan teknis – bisa menjadi titik penentu, apalagi jika Marquez bisa menunjukkan konsistensi yang matang. (eko)
Editor Yusfreyendi





