Sabtu, 29 November 2025

Pemprov Kepri Bentuk Tim Kecil Kawal Proyek PSN Estuari Dam dan SPAM Teluk Bintan

Tayang:


Suarasiber.com (Tanjungpinang) – Proyek Strategis Nasional (PSN) Estuari Dam Teluk Bintan dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) resmi masuk tahap pemaparan awal. Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) H. Ansar Ahmad menekankan pentingnya antisipasi terhadap dampak sosial dan ekonomi yang mungkin timbul selama pelaksanaan proyek tersebut.

Dalam rapat yang digelar di Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Selasa (10/6/2025), Gubernur Ansar memimpin langsung pemaparan rencana proyek oleh konsorsium PT Tamaris Hydro dan PT Moya Indonesia. Proyek ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan pemerintah pusat dan menjadi salah satu fokus pembahasan dalam ajang World Water Forum di Bali beberapa waktu lalu.

“Karena proyek ini dilaksanakan di daerah, maka kita harus siap mengelola urusan sosial, lingkungan, dan pengadaan lahan. Oleh sebab itu, Pemprov Kepri akan membentuk tim kecil untuk mendampingi pelaksanaannya. Air adalah kebutuhan dasar masyarakat, jadi harus dikawal dengan serius,” ujar Gubernur Ansar Ahmad.


Estuari Dam Teluk Bintan Akan Suplai Air Hingga ke Batam

Vice President PT Moya Indonesia, Daud, dalam presentasinya menjelaskan bahwa proyek Estuari Dam akan dibangun di wilayah Teluk Bintan. Infrastruktur ini mencakup bendungan, reservoir, jaringan transmisi, serta sistem produksi dan distribusi air bersih yang akan menjangkau Pulau Bintan hingga Batam.

Proyek ini ditujukan untuk menjawab potensi krisis air bersih yang diperkirakan terjadi pada tahun 2029, dengan desain yang juga mengintegrasikan pembangunan jalan di atas bendungan.

“Kami merancang sistem ini untuk menutup kesenjangan suplai air baku di dua pulau utama, Bintan dan Batam. Selain memenuhi kebutuhan masyarakat, ini akan memperkuat ketahanan air di wilayah Kepri,” jelas Daud.

Gubernur Ansar: Libatkan Masyarakat Sejak Awal

Gubernur Ansar menekankan bahwa proyek ini tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga harus memberi manfaat sosial dan ekonomi kepada masyarakat. Ia meminta adanya keterlibatan warga secara berkelanjutan dan skema yang memungkinkan mereka mendapatkan keuntungan jangka panjang dari proyek tersebut.

“Kita ingin masyarakat ikut tumbuh dengan proyek ini. Karena itu, komunikasi antara pemerintah daerah dan konsorsium harus rutin dan intensif,” tegasnya.

Proyek PSN Estuari Dam Diharapkan Dongkrak PDRB dan PAD Kepri

Dengan nilai strategis yang tinggi, proyek ini diharapkan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Gubernur menyebut proyek ini berpotensi meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), menciptakan lapangan kerja, serta mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pemprov Kepri, lanjut Ansar, akan mendukung percepatan pelaksanaan proyek dari sisi regulasi. Ini termasuk penyesuaian Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), integrasi dalam Rencana Induk Sistem Penyediaan Air Minum (RISPAM), serta penyusunan kajian dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan.

“Yang terpenting adalah sosialisasi kepada masyarakat. Proyek ini besar manfaatnya untuk ketahanan air dan peningkatan ekonomi Kepri ke depan,” pungkas Ansar Ahmad. (***/sya)

Editor Yusfreyendi

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Pemprov Kepri Perpanjang Program Pemutihan Pajak Kendaraan hingga 15 Desember 2025

Suarasiber.com (Tanjungpinang) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kembali...

Tim Tabur Kejati Kepri Berhasil Ringkus Buronan Tipikor di Kendari

Suarasiber.com,(Tanjungpinang) - Tim Tangkap Buronan (Tabur) Intelijen Kejaksaan Tinggi...

Bappenas dan Pemprov Kepri Siapkan Kantor Bersama di Tanjungpinang

Suarasiber.com (Tanjungpinang) - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan...

Pemprov Kepri Tanggung Sebagian Iuran BPJS Ojol

Suarasiber.com (Tanjungpinang) – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad...