Suarasiber.com (Tanjungpinang) – Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) wilayah Bangka Belitung memperkuat koordinasi dan sinergi dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam upaya meningkatkan keamanan dan keselamatan laut di wilayah perairan strategis tersebut.
Kepala Stasiun Bakamla RI Bangka Belitung, Letkol Bakamla Yuli Eko Prihartanto, melakukan kunjungan kerja (courtesy call) ke Kantor Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Senin, 16 Juni 2025. Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Gubernur Dr. (H.C) Hidayat Arsani, S.E., bersama Wakil Gubernur Hellyana, S.H.
Dalam pertemuan tersebut, Letkol Yuli Eko memperkenalkan diri sekaligus menjalin silaturahmi awal sebagai bentuk komitmen membangun sinergi antara Bakamla RI dan Pemerintah Provinsi Babel, khususnya dalam mendukung keamanan maritim serta pengawasan sumber daya kelautan.
Gubernur Hidayat Arsani menyampaikan apresiasi atas kedatangan Kepala Stasiun Bakamla Babel dan menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kekayaan laut dari potensi ancaman penyelundupan dan eksploitasi ilegal.
“Bakamla harus hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan laut serta kekayaan sumber daya alam Bangka Belitung. Jangan sampai kekayaan laut kita diselundupkan secara ilegal,” tegas Gubernur Hidayat.
Sementara itu, Wakil Gubernur Hellyana menuturkan bahwa Pemprov Babel siap memberikan dukungan penuh terhadap program strategis Bakamla, termasuk pengembangan sistem keamanan maritim nasional (National Maritime Security System/NMSS) dan wacana pendirian Akademi Bakamla di wilayah tersebut.
Kepala Stasiun Bakamla RI Babel, Letkol Yuli Eko, menyambut positif dukungan tersebut. Ia berharap kerja sama yang terjalin dapat terus diperkuat demi mewujudkan wilayah perairan Babel yang aman, bersih, dan bebas dari aktivitas ilegal.
“Kunjungan ini bukan hanya terkait tugas formal, tapi juga membangun koneksi dan mempererat silaturahmi antara Bakamla dan pemerintah daerah demi terciptanya keamanan laut yang optimal,” ujarnya. (***/rls)
Editor Yusfreyendi





