Suarasiber.com – Saki Tamogami mendapatkan julukan wanita paling frugal di Jepang. Ia rela ngirit makan, hanya mengeluarkan Rp21 ribu sehari agar bisa membeli rumah.
Keinginannya itu dimulai saat usianya 19 tahun, lantas di usia 34 tahun keinginannya itu terwujud.
Melansir SCMP, Sabtu (1/2/2025), bukan hanya satu rumah yang bisa dibeli Saki, melainkan tiga unit.
Menurut pengakuannya, ia merasa nyaman setiap kali melihat tabungannya bertambah. Namun ada hal menarik yang mendasari Saki makan sehari hanya mengeluarkan Rp21 ribu.
Motivasinya berhemat untuk menyelamatkan kucing-kucing liar. Saat masih kecil, Saki mengadopsi seekor kucing yang membuatnya terhibur di kala sulit menimpanya.
Selepas kuliah, ia bekerja sebagai agen properti dan mulailah ia berhemat dengan biaya makan sehari Rp21 ribu.
Caranya, Saki memasak sendiri. Menunya juga diatur agar sekali makan habis sekitar Rp5 ribu. Menu murah meriah itu bisa roti panggang, udon dan lobak diskon. Sesekali ia memberikan variasi misalnya selai pada roti atau salmon pada nasinya. Jarang sekali ia menghabiskan lebih dari 200 yen sehari untuk makanan.
Saki pun berhemat untuk pakaiannya. Selama itu ia menganakan pakaian bekas milik kerabatnya. Prinsipnya, jangan pernah membeli apapun tanpa diskon.
Celah apapun digunakannya untuk mencari uang, termasuk kerap menjual rambutnya ketika sudah panjang seharga 3.100 yen atau sekitar Rp329 ribu.
Dengan uang sejumlah itu bisa mencukupi kebutuhan makannya selama sebulan.
Hasilnya, di usianya yang 27 tahun ia membeli rumah pertamanya senilai Rp 1.064.000.000 di wilayah Kanto, di bagian Utara Tokyo. Rumah ini lantas disewakannya.
Rumah keduanya dibeli seharga Rp 1,915 miliar, berjarak dua tahun dari pembelian rumah pertama.
Dan pada 2019 Saki membeli rumah ketiganya seharga Rp3,93 miliar. Lantai dasar rumah ketiganya juga dijadikan kafe kucing .
Banyak pelanggan memanfaatkan kehadiran kafe bernama Cafe Yuunagi itu. Saki pun bisa lebih leluasa merawat lebih banyak kucing.
Meski sudah bebas secara finansial, Tamogami terus hidup sederhana dan berencana menggunakan pendapatan sewa dan gajinya untuk membeli lebih banyak properti. (syaiful)
Editor Ady Indra P





