Suarasiber.com (Batam) – Ketua Umum Organisasi Kemasyarakatan Persatuan Pemuda Pulau – Pulau ( PPPP), Safarudin, memiliki sebuah harapan, kelak Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam bisa memiliki rumah sakit sendiri.
Meski tak setiap saat mengikuti perkembangan LAM, Safar mengakui peduli dengan LAM. Harapannya soal rumah sakit tadi merupakan bentuk kepeduliannya.
“Saya berharap dan mendorong LAM Kota Batam untuk bisa memiliki rumah sakit sendiri. Pertimbangannya pertumbuhan penduduk di Batam sangat tinggi,” Safar mengemukakan alasan atas harapannya untuk LAM, saat bertemu suarasiber.com. Jumat (3/1/2025).
Selain membantu memberikan kontribusi di dunia kesehatan, berdirinya sebuah rumah sakit juga memberikan banyak lapangan kerja.
“LAM dikenal banyak orang. LAM bisa menciptakan lapangan pekerjaan untuk anak – anak lulusan kesehatan dan juga keamanan atau sekuriti,” tambah dia.
Ia tak mempersoalkan tentang siapa yang akan mengelola rumah sakit tersebut. Apakah harus dibentuk perusahaan atau yang lain. Safar menyerahkannya kepada pengurus LAM Kota Batam.
Jika mendirikan rumah sakit membutuhkan modal yang besar, Safar menyarankan bisa dengan membangun klinik-klinik kesehatan terlebih dahulu. Semuanya itu akan menjadi aset LAM.
Selain soal rumah sakit, Safar juga meminta kepada LAM Kota Batam agar tidak menutup diri terhadap anak-anak Melayu yang ada di pulau.
“LAM agak tertutup. Tidak sampai ke pulau – pulau. LAM ini kan lembaga yang menyatukan semua orang Melayu di Batam. Jadi LAM harus tahu kalau di pulau – pulau banyak orang Melayu,” ujarnya. (jas)
Editor Ady Indra P





