Suarasiber.com (Jakarta) – Pertemuan antara Gubernur Kepri Ansar Ahmad, dan Dirjen Pembiayaan Infrastruktur (DJPI) Kementrian PU RI, Triono Junoasmono di Jakarta, Jumat (27/12/2024) salah satunya membahas estuari dam di Teluk Bintan.
Sebenarnya apa itu estuari? Merujuk dari kbbi.web.id, saat dientry kata estuari, maka keluarlah penjelasan sebagai berikut:
estuari/es·tu·a·ri/ /éstuari/ n Geo 1 perairan pantai setengah tertutup tempat air laut bertemu dengan air tawar; 2 muara sungai berbentuk corong yang melebar ke arah laut karena pengaruh pasang; 3 perairan terlindung yang kemasinannya berbeda dengan jelas apabila dibandingkan dengan kemasinan air laut, beberapa di antaranya mempunyai kemasinan tinggi (estuari negatif), yang ditandai dengan fluktuasi kemasinan dibandingkan dengan air payau atau danau asin yang mempunyai kadar garam tetap
Suarasiber kemudian mengumpulkan informasi seputar kata tersebut dari sejumlah sumber. Estuari adalah kawasan perairan pesisir di mana air tawar dari sungai bercampur dengan air asin dari laut, menghasilkan lingkungan dengan salinitas campuran (air payau).
Estuari sering kali dilindungi oleh daratan dari gelombang dan badai lautan, misalnya oleh delta, laguna, atau muara sungai yang dikelilingi oleh daratan rendah.
Hubungan Estuari dengan Dam
Dam (bendungan) dapat memengaruhi estuari secara langsung maupun tidak langsung. Bendungan biasanya dibangun di aliran sungai untuk mengatur aliran air, penyimpanan, pembangkit listrik, atau irigasi. Dampaknya terhadap estuari meliputi:
- Pengendalian Aliran Air:
- Bendungan mengatur jumlah air tawar yang mencapai estuari. Ketika debit air sungai berkurang atau tidak seimbang, ekosistem estuari dapat terganggu, seperti perubahan salinitas.
- Perubahan Sedimen:
- Bendungan menghambat pergerakan sedimen ke hilir. Sedimen ini penting untuk menjaga kestabilan ekosistem estuari dan mencegah erosi.
- Gangguan Ekosistem:
- Spesies tumbuhan dan hewan di estuari dapat terganggu jika pola aliran air berubah akibat bendungan, sehingga mengurangi habitat alami mereka.
- Keseimbangan Nutrien:
- Nutrien yang terperangkap oleh bendungan dapat menyebabkan pengurangan produktivitas di estuari, yang biasanya menjadi area subur bagi kehidupan air.
Manfaat Estuari
Estuari adalah kawasan yang sangat penting bagi ekosistem, ekonomi, dan masyarakat. Beberapa manfaatnya adalah:
Menyediakan karbon biru (blue carbon), yakni karbon yang tersimpan dalam ekosistem pesisir seperti mangrove, padang lamun, dan rawa-rawa yang sering ditemukan di estuari.
Ekologi:
- Tempat bertelur, berkembang biak, dan tempat tinggal bagi berbagai spesies hewan seperti ikan, burung, dan udang.
- Menghasilkan biodiversitas tinggi karena transisi ekosistem dari sungai ke laut.
Penghalang Alami:
- Membantu mengurangi dampak badai dan gelombang terhadap daratan.
Pengendali Polusi:
- Estuari berperan sebagai filter alami, membersihkan polusi dari sungai sebelum mencapai laut.
Manfaat Ekonomi:
- Mendukung perikanan, budidaya perikanan, dan ekowisata.
- Berfungsi sebagai pelabuhan alami untuk transportasi dan perdagangan.
Jasa Lingkungan:
- Menyediakan karbon biru (blue carbon), yakni karbon yang tersimpan dalam ekosistem pesisir seperti mangrove, padang lamun, dan rawa-rawa yang sering ditemukan di estuari.
Dalam pertemuan ini, Gubernur Ansar menjelaskan, estuari dam Teluk Bintan dan pengembangan SPAM akan menjadi jawaban pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mengatasi defisit air baku, khususnya di Pulau Bintan. (***/syaiful)
Editor Ady Indra P





