Suarasiber.com – Ada sebuah pantun yang selalu disampaikan saat kampanye Calon Gubernur Kepri nomor urut 1, Ansar Ahmad.
“Pantun ini nanti akan selalu dikenang Bapak Ibu sekalian,” ungkap Ansar saat kampanye bersama warga di Kampung Sidodadi, Jalan Punai, Batu 9, Selasa (22/10/2024) malam.
Mantan Bupati Bintan dua periode ini melantunkan pantun Burung Kenek-kenek setelah menyanyikan sebuah lagu India yang diikuti oleh sebagian warga yang duduk di kursi di hadapannya.
“Burung kenek-kenek hinggap di atas batu, pesan kakek nenek coblos nomor satu!” ujar Ansar.
Ia kemudian meminta salah satu tim kampanyenya yang disebut Mak Sam untuk meneriakkan pantun tersebut. Mak Sam pun melantunkannya dengan suara keras, warga pun bertepuk tangan.
Ratusan warga datang ke lokasi kampanye. Kursi yang disediakan tidak mampu menampung seluruh warga, sehingga meluber hingga sepanjang tepi jalan.
Ansar yang didampingi sejumlah politisi dari partai pendukung, tokoh masyarakat serta elemen masyarakat pendukungnya berbicara usai sambutan yang disampaikan beberapa orang.
Banyak keberhasilan di bawah kepemimpinannya selama lima tahun memimpin Kepri. Semuanya dijelaskan kepada warga, termasuk saat Kepri mendapatkan penghargaan pemerintah pusat sebagai provinsi paling berhasil menangani Covid di luar Jawa dan Bali.
Kemudian seragam sekolah hratis bagi pelajar SMA dan sederajat, BPJS bagi nelayan yang akan dilanjutkan untuk petani. Pemberian modal dengan bunga nol persen untuk UMKM yang sudah dan tengah berjalan dengan baik. Tak lupa soal Jembatan Batam – Bintan.

“Banyak program yang saat ini dalam proses pengerjaan,” ujar Ansar.
Update Jembatan Batam – Bintan, saat ini tengah dilakukan kajian di dasar laut di bawah jembatan. Para peneliti sedang meneliti hewan laut yang hidup di sana.
Sepanjang kampanye, beberapa kali terdengar suara tertawa karena Ansar menyelingi kampanyenya dengan hal-hal lucu.
Tentang pendampingnya, Nyanyang Haris Pratamura, Ansar mengatakan justru ini keuntungan baginya. Karena seperti diketahui Presiden Prabowo adalah Ketua Umum Gerindra, satu partai dengan Nyanyang. Meski pria ini dari Jawa Barat, namun sudah puluhan tahun di Batam dan sukses sebagai pengusaha logistik.
“Kami akan lebih muda untuk mencari dukungan dana ke pusat. Nanti Pak Nyanyang di kantor, saya yang sering ke Jakarta, agar pembangunan di Kepri bisa merata,” ujar Ansar.
Warga baru beranjak pulang ketika Ansar mengakhiri kampanyenya. (syaiful)
Editor Yusfreyendi





