Suarasiber.com – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tanjungpinang, Dr. Juramadi Esram, mengingatkan pentingnya menjaga netralitas organisasi Nahdlatul Ulama (NU) dalam menghadapi pemilihan kepala daerah (Pilkada).
Pesan ini disampaikan dalam pidatonya usai pelaksanaan dzikir dan doa bersama yang digelar untuk menyambut Hari Santri Nasional (HSN) 2024, serta tasyakuran atas pelantikan presiden dan wakil presiden Republik Indonesia. Acara berlangsung di Graha Nahdlatul Ulama Tanjungpinang, Jalan Raya Bandara Raja Haji Fisabilillah, Tanjungpinang.
Dalam pidatonya, DR. Juramadi menekankan agar pengurus dan badan otonom (banom) NU Kota Tanjungpinang tidak membawa nama organisasi ke dalam politik praktis.

“Jaga netralitas, jangan membawa nama NU ke ranah politik Pilkada,” tegasnya.
Selain itu, DR. Juramadi mengajak seluruh warga NU untuk turut serta menyukseskan Pilkada dengan menyalurkan aspirasi sesuai pilihan masing-masing dan tidak golput.
“Pada prinsipnya, orang NU tidak kemana-mana, tapi ada di mana-mana. Silakan salurkan aspirasi, jangan golput,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, DR. Juramadi juga menginformasikan rencana Konferensi Cabang (Konfercab) PCNU Tanjungpinang yang akan dilaksanakan pada bulan Desember 2024. “Insyaallah bulan Desember ini kita akan melaksanakan Konfercab. Para kader NU silakan mempersiapkan diri,” tambahnya.
Peringatan HSN 2024 ini turut dimeriahkan oleh penampilan Hadroh dari Pengurus Cabang Fatayat NU Tanjungpinang yang membawakan lagu-lagu selawat. Zikir dan doa bersama dipimpin oleh Ustaz Sidiq Abdulloh, Ketua Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Tanjungpinang Timur, sementara doa dipimpin oleh Ustaz Fadholi.
Acara tersebut dihadiri oleh seluruh unsur badan otonom NU Tanjungpinang, termasuk Muslimat, Fatayat, Ansor, Banser, PMII Tanjungpinang-Bintan, IPNU/IPPNU, Pagar Nusa, serta warga masyarakat lainnya.
Dengan acara yang penuh khidmat ini, diharapkan warga NU tetap bersatu dan menjalankan perannya dalam menjaga kedamaian dan ketertiban dalam setiap perhelatan demokrasi, termasuk dalam Pilkada yang akan datang. (sar)
Editor Yusfreyendi





