Suarasiber.com – DPRD Batam mendukung penuh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil menengah ( UMKM) dalam memfasilitasi program pinjaman lunak dengan bunga 0 persen pada tahun 2025.
Hal itu disampaikan Anggota DPRD Batam, Putra Setia Tarigan dalam rapat terkait pembahasan APBD bersama Dinas Koperasi dan UMKM, Senin (7/10/2024).
Putra berharap setiap pelaku usaha dapat memanfaatkan pinjaman maksimal 20 juta tanpa bunga yang direncanakan dapat membantu mengembangkan usaha para pelaku UMKM.
Program tersebut bertujuan untuk menghindarkan para pelaku UMKM dari lilitan utang kepada rentenir
“Program ini untuk menghindarkan masyarakat dari lilitan utang rentenir,” ujar Putra.
Dinas Koperasi dan UMKM diminta hadir dalam setiap kegiatan reses DPRD untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat mengenai program tersebut.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Pemko Batam Hendri Arulan menjelaskan bahwa masukan dari DPRD Batam akan menjadi bagian dari program dukungan terhadap para pelaku usaha yang mencakup aspek produksi, permodalan , kemasan dan pemasaran.

Hendri juga mengatakan bahwa program pinjaman bagi para pelaku UMKM akan di fokuskan melalui Badan Layanan Umum Daerah (BULD).
“Bantuan bagi UMKM akan di fokuskan melalui BLUD sebagai Unit Pelaksana Teknis ( UPT ) di bawah Dinas Koperasi,” jelas Hendri.
Selain itu, Hendri juga menjelaskan, ada 960 pelaku UMKM yang terdaftar. Namun yang aktif hanya 249.
Sedangkan untuk penggunaan dana bergulir, Hendri mengatakan bahwa pihaknya mencatat adanya peningkatan penggunaan dana bergulir pada tahun 2024 dibanding dengan tahun sebelumnya. Harapannya penggunaan dana bergulir tersebut akan berlanjut hingga tahun 2025. (jas)
Editor Ady Indra P





