Lebaran Idul Adha yang Kelam bagi R, Lulusan SMA di Tanjungpinang

Loading...

Suarasiber.com – Lebaran Idul Adha dinantikan oleh muslim sejagat raya. Di Indonesia, jatuh pada Senin (17/6/2024).

Seharusnya, lebaran ini dinikmati dengan perasaan gembira dan bahagia. Namun tidak dengan A (17), lulusan sebuah SMA di Tanjungpinang yang nekad mengantarkan paket sabu ke komplek Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang, di Batu 18, Kijang, Bintan, Kepri.

Pas di hari lebaran Idul Adha 1445 Hijriyah, ia ditangkap petugas dari Satres Narkoba Polres Bintan di bilangan Kota Piring, Tanjungpinang.

Selain dirinya, polisi juga mengamankan DD (38) tamping Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang. Lelaki ini bertugas menjemput paket yang diantar R saat buang sampah ke luar dinding penjara.

Sabu-sabu yang disusupkan ke penjara ini bobotnya 96,9 gram, dimasukkan ke dalam 4 kondom pria dan 3 balon. Selanjutnya dimasukkan ke dalam botol kemasan sabun cair.

Petugas jaga tidak curiga saat melihat DD masuk kembali ke ruangannya usai membuang sampah.

Namun tak lama kemudian petugas melihat ada yang mencurigakan dengan sikap DD. Melalui CCTC terlihat ia menerima paket dari R dengan sikap yang agak panik.

Pihak Lapas pun melaporkan hal tersebut ke pihak Satres Narkoba Polres Bintan.

Alhasil, DD dan R pun ditangkap di Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriyah.

Kasat Narkoba Polres Bintan Iptu Syofian Rida menambahkan, dari pemeriksaan sementara, si A menerima sabu dari A seorang pengedar di Tanjungpinang. A masih DPO dan dalam penyelidikan.

Kejadian ini juga dibenarkan oleh Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo, Kalapas Kelas IIA Tanjungpinang Edi Mulyono, saat konferensi pers di Aula Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang, Batu 18 Kijang, Jumat (21/6/2024) siang. (***/syaiful)

Editor Yusfreyendi

Loading...