Suarasiber.com – BSIP Kepri diseminasikan 500 kg benih padi ke Kabupaten Lingga melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Lingga.
Kegiatan yang dilaksanakan awal Mei lalu ini menyusul kegiatan serupa di Bintan dengan 750 kilogram.
BSIP Kepri memberikan dukungan berupa benih padi biofortifikasi Inpari IR Nutri Zinc berlabel biru (ES) untuk dikembangakan seluas 20 hektar di Kabupaten Lingga, untuk mendukung perluasan areal tanam (PAT) di Provinsi Kepulauan Riau,
Kegiatan produksi benih terstandar oleh BSIP Kepri digunakan untuk mendukung percepatan perluasan areal tanam (PAT) di Kepri.
“Hal ini merupakan wujud optimalisasi sumber daya pendukung diseminasi melalui penyediaan benih untuk memenuhi kebutuhan petani di Kepri, diharapkan luas tambah tanam semakin meningkat memenuhi target di masing-masing kota/kabupaten pada musim tanam April-September tahun ini,” terang Kepala BSIP Kepri, Dr. Ruslan Boy, S.P., M.Si., melalui keterangan resminya.
Berdasarkan hasil rapat koordinasi Percepatan LTT yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Kesehatan Hewan (DKPPKH) Kepri beberapa waktu lalu, tiga kabupaten akan melakukan penanaman padi pada musim tanam pertama (MT 1) tahun ini, salah satunya Kabupaten Lingga.
“Melalui forum tersebut, DPKP Lingga bersama TNI, Polri, serta BSIP Kepri menyampaikan kesanggupan untuk bersinergi menambah luas tanam sekitar 20 Ha. Sinergitas ini, merupakan bentuk sasaran kegiatan diseminasi Standar Instrumen Pertanian ke petani di Kabupaten Lingga,” lanjut Ruslan Boy.
Sehubungan dengan hal tersebut, Rabu, 15 Mei 2024 kemarin, dilakuan penyemaian benih padi yang dihadiri oleh Bupati Lingga dan Kapolda Kepri beserta jajarannya di persawahan Desa Lanjut, Kecamatan Singkep Pesisir, Kabupaten Lingga.
Selain itu, diseminasi padi khusus kesehatan juga diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai upaya pengendalian stunting untuk peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Hal ini juga tidak menutup kemungkinan untuk kabupaten lainnya di Kepri. BSIP Kepri menyediakan benih tersebut untuk perluasan areal tanam di Kepri hingga musim tanam kedua tahun ini. (***/syaiful)
Editor Yusfreyendi





