free page hit counter

Kisah Inspiratif Dua Polisi Majukan Pendidikan dan UMKM

Loading...

Suarasiber.com – Kisah inspiratif bisa berasal dari siapa saja. Bukan hanya para pengusaha atau taipan kelas dunia yang mengawali bisnisnya dari rumah.

Polisi juga memiliki sejumlah kisah inspiratif yang bisa menginspirasi orang lain. Meski mereka memiliki tugas di lapangan yang harus dilaksanakan, namun di sela kesibukannya ternyata masih ada yang menyempatkan waktunya untuk memikirkan orang lain.

Dua kisah berikut ini merupakan kejadian nyata yang dilakukan oleh dua anggota Polri di daerah berbeda. Namun keduanya memiliki niat yang sama, yakni membantu mendedikasikan ilmu dan kemampuannya untuk masyarakat.

Kisah Inspiratif Bripka Sandi Bangun SMK

Nama lengkapnya Sandi Praja, saat ini menjabat sebagai Bhabinkamtibmas Polsek Cibadak, Polres Sukabumi. yang dilakukannya mungkin dianggap tidak masuk akal karena apa yang diperbuatnya membutuhkan pengorbanan yang cukup besar.

Bripka Sandi membangun sebuah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) gratis bagi masyarakat yang kurang mampu dan yatim piatu. Sekolah ini didirikan di kampungnya sehingga sangat dirasakan manfaatnya oleh warga sekitar.

Sekolah yang sekarang menjadi kebanggaan masyarakat ini dibangun di atas lahan seluas 3.025 meter. Oleh Bripka Sandi, lembaga pendidikannya diberi nama Tunas Bhayangkara.

Untuk mengelola manajemen sekolah, sebelumnya dibuat yayasan dengan nama Yayasan Pendidikan Laksamana Niscala Dandyaksa.

Lantas dari mana Bripka Sandi membiayai atau membangun sekolah tersebut? Ternyata, bangunan ini dibangun dengan biaya dari tabungan yang dikumpulkan Bripka Sandi sedikit demi sedikit. Kekurangannya ia mengajukan pinjaman ke salah satu bank milik pemerintah.

Lantaran ketulusannya berbuat untuk sesama, biaya kekurangan lainnya diperoleh dari sumbangan donatur. Para donatur diantaranya pelaku usaha, tokoh masyarakat, tokoh agama. Mereka bersama-sama membantu menghidukan sekolah secara bergotong royong.

Kisah Inspiratif Aipda Afida Dorong UMKM

Selain Bripka Sandi, kisah kehidupan lainnya dilakukan oleh Aipda Afida Yuniar Safitri. Meski yang dilakukannya bukan membangun sekolah, namun kehadirannya sudah memberikan arti bagi masyakarat.

Bhabinkamtibmas Polres Nganjuk ini sejak 2017 memberikan pelatihan kepada ibu-ibu dan korban PHK untuk berwirausaha.

Pandemi Covid-19 telah membuat banyak ibu rumah tangga di kampung Aipda Afida yang tak lagi bekerja. Sementara hal yang sama juga dialami suami mereka. Pekerjaan mereka adalah bertani, profesi yang sudah dilakukan secara turun temurun.

Berbekal pengetahuannya, polisi ini kemudian membantu mengajari tetangga kanan kirinya untuk memasarkan produk pertaniannya.

Apresiasi dari Polri

Bripka Sandi dan Aipda Afida telah membuat bangga Polri. Melansir tribratanewspolri.go.id, Kamis (8/9/2022), Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Dr Nurul Azizah mengatakan kisah keduanya merupakan bentuk dedikasi anggota Polri untuk masyarakat.

“Bripka Sandi adalah salah satu anggota Polri yang mengabdikan diri untuk masyarakat,” jelasnya.

Ditambahkan oleh Nurul, apa yang dilakukan Bripka Sandi merupakan wujud Polri mendukung program pemerintah wajib belajar 12 tahun. Juga sekaligus implementasi program Polri Presisi yang dicanangkan Kapolri.

Sementara terhadap Aipda Afida, Nurul mengatakan, “Kegiatan yang dilakukan anggota Bhabinkamtibmas Aipda Yuniar adalah bentuk dari Polri mendukung pemberdayaan ekonomi sekaligus untuk membangkitkan UMKM yang terpukul karena pandemi.

Dijelaskannya, Aipda Afida awalnya prihatin melihat nasib petani bawang di wilayah kerjanya. Sebelum menjual komoditas pertaniannya secara online, warga menjualnya kepada tengkulak yang memasarkannya ke daerah lain.

“Padahal banyak warga di sana yang mampu menghasilkan bawang goreng dengan kualitas yang baik. Aipda Yuniar bersama koleganya Bripka Agung pun mengadakan pelatihan agar masyarakat mengerti bagaimana memasarkan produk warga,” jelasnya.

Dengan pelatihan yang dilakukan, mampu mengubah maindset warga yang selama ini menggoreng bawang untuk kebutuhan sendiri.

“Hal ini menjadi wujud nyata Polri yang berkontribusi dalam program pemerintah yakni pemulihan ekonomi pasca pandemi, serta mendukung harapan Presiden Jokowi agar Indonesia tak hanya menjadi penonton masifnya perkembangan ekonomi digital, tapi ikut juga membanjiri market place dengan produk lokal atau UMKM,” tegasnya.

Nah, dua kisah insiratif kedua polisi ini semoga menular ke banyak orang ya sobatsiber. (zainal)

Editor Nurali Mahmudi

Loading...