free page hit counter

Gubernur Kepri Perkenalkan Tol Langit, Berikut Penjelasannya

Loading...

Suarasiber.com – Tol laut adalah salah satu program yang digagas Presiden Joko Widodo. Gunanya memangkas jarak antar pulau serta menyamakan harga sejumlah komoditi.

Kini, masyarakat sudah terbiasa menyaksikan kapal-kapal besar melaintas dengan tulisan Tol Laut di lambungnya.

Di Kepri, lain lagi yang disebut Gubernur Ansar Ahmad. Sebutan ini ditujukan untuk pembangunan Base Transceiver Station (BTS).

Provinsi Kepulauan Riau mendapatkan 77 titik pembangunan BTS baik melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) maupun Dirjen PPI Kominfo bersama Provider Swasta.

Pembangunannya diawasi oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Kepulauan Riau.

“Intinya kita kejar ini supaya memudahkan kita bekerja, lebih efisien dan efektif. Supaya kita dapat jaga kedaulatan di wilayah terdepan. Kalau ada istilah tol laut, maka kita sebut pembangunan BTS ini sebagai Tol Langit,” kata Gubernur Ansar.

Pernyataan tersebut dilontarkannya saat menerima tim Survei BPKP Kepri dalam Entry Meeting terkait Survei Pendahuluan tersebut di ruang kerjanya, Senin (8/8/2022).

Gubernur Kepri mengaku cukup senang dengan perkembangan pembangunan BTS di Kepri.

Gubernur Ansar berkomitmen untuk terus menggesa percepatan pembangunan BTS yang telah disetujui dan terus melobi tambahan titik BTS yang telah diusulkan.

Sebab, Gubernur Ansar mengaku prihatin karena melihat sendiri siswa-siswa sekolah yang kesulitan mencari sinyal saat pemberlakuan pembelajaran daring. Dengan pemerataan jaringan Ia berharap hal tersebut dapat dieleminir.

Tim Survei BPKP dipimpin oleh Nunung Nurhayati akan melakukan survei pendahuluan selama 11 hari kerja mulai tanggal 2 Sampai dengan tanggal 16 Agustus 2022.

Tim ini akan mecari tahu sejauh mana progres pengerjaannya. Kemudian terkait perizinan, pembebasan lahan, hingga kendala-kendala yang dihadapi.

Menurutnya, Kepri termauk provinsi yang mendapatkan titik terbanyak BTS. Survei kali ini juga melihat peran Pemprov Kepri menjembatani dan mengkoordinir Pemkab maupun Pemko dengan pemerintah pusat terkait hal teknis seperti pembebasan lahan.

Nunung menjelaskan timnya saat ini sedang dalam tahap pengumpulan data dan belum sampai ke tahap pengawasan di lapangan.

Batu-baru ini Kediskominfo Kepri, Hasan menyebutkan 35 titik BTS yang dibangun Bakti Kominfo sebagian besar untuk Anambas dan Natuna. (ron/zainal)

Editor Nurali Mahmudi

Loading...