free page hit counter

Rakor Pemprov dan Pemkab/Pemkot se-Kepri Diharapkan Jadi Permodelan Nasional

Loading...

Suarasiber.com – Gubernur Kepri Ansar Ahmad memimpin Rakor Pemerintah Kabupaten/Kota Se-Provinsi Kepulauan Riau di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Senin (20/6/2022).

Pada kegiatan ini, Gubernur menjalankan amanat Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014, yaitu sebagai wakil pemerintah pusat di daerah.

Gubernur Ansar berharap rakor hari ini mendapat hasil maksimal dan berkomitmen untuk mengontrol serta mengevaluasi hasilnya.

Untuk itu Rakor Pemkab/Pemko se Kepri ini akan kembali digelar pada bulan Agustus atau September mendatang. Dengan tujuan supaya hasil rakor terevaluasi dari waktu ke waktu.

ansar - roby 08j877
Gubernur Kepri Ansar Ahmad bersama Plt Bupati Bintan Roby Kurniawan. Foto – diskominfo kepri

Hasil Rakor ini, monitoring dan evaluasinya serta rakor lanjutan nantinya akan selalu dilaporkan oleh Gubernur Ansar kepada Menteri dalam Negeri.

Sebab, rencana pelaksanaan rakor ini telah disampaikan Gubernur Ansar kepada Mendagri.

“Mendagri menyambut baik pelaksanaan rakor ini serta diminta pelaporannya. Untuk itu agar kita seriusi pelaksanaannya. Mudah-mudahan bisa menjadi model bagi provinsi lain se-Indonesia. Juga agar menjadi ajang peningkatan kinerja dan pengabdian di tengah-tengah masyarakat,” harap Gubernur.

Tujuh Materi Utama

Ada tujuh materi utama yang dibahas dalam rakor ini dan dibagi dalam dua sesi.

Sesi pertama di moderatori oleh Asisten II Pemprov Kepri Luki Zaiman dan sesi kedua Asisten I Pemprov Kepri Raja Hery Mokhrizal sebagai moderator.

Materi yang dibahas pada sesi pertama antara lain evaluasi pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota se-kepri oleh Kepala BPS Kepri, Darwis Sitorus, evaluasi kinerja dana transfer pusat ke daerah dan dana desa oleh Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Kepri Indra Soeparjanto.

Dilanjutkan evaluasi realisasi APBD Provinsi Kepri dan Kabupaten Kota se-Kepri Oleh Kabiro Ekbang Provinsi Kepri Misbardi. Berikutnya evaluasi penerapan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) oleh Kabiro PBJ Aswandi.

Kemudian materi yang dibahas pada sesi kedua antara lain evaluasi kondisi stunting dan target capaian Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) serta realisasi DAK Bidang Keluarga Berencana kabupaten kota se-Kepri oleh Kepala BKKBN Kepri Rohina dan Kadis Kesehatan Kepri M. Bisri.

Selanjutnya evaluasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintan Daerah (LPPD) dan Standar Pelayanan Minimal (SPM) oleh Kepala Biro Pemerintahan dan
Otonomi Daerah Zulhendri.

ansar - haeis 0876ujh5
Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Bupati Anambas Abdul Haris. Foto – diskominfo kepri

Terakhir penerapaan keikutsertaan nelayan pada program BPJS Ketenagakerjaan di kabupaten kota se Kepri oleh Kadis Kelautan dan Perikanan Kepri Arif Fadillah.

Gubernur Ansar dalam closing statementnya menyampaikan hasil pembahasan seluruh materi dalam rakor ini agar benar-benar ditindaklanjuti bupati dan wali kota.

“Ke depan kita jadikan rakor ini sebagai rapat rutin setiap 3 atau 4 bulan sekali dengan Kabupaten/kota se-Kepri bergantian menjadi tuan rumah,” tutupnya.

Hadir langsung dalam rakor tersebut Ketua Komisi IV DPRD Kepri sekaligus Ketua TP-PKK Kepri Hj. Dewi Kumalasari Ansar, Bupati Karimun Aunur Rafiq, Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris, Plt. Bupati Bintan Roby Kurniawan.

Bupati Natuna diwakili Wakil Bupati Rodhial Huda, Walikota Tanjungpinang diwakili Sekda, Walikota Batam diwakili Asisten II, Bupati Lingga diwakili Asisten I, serta para Kepala OPD Pemprov Kepri dan Kabupaten Kota se-Kepri. (ron/zainal)

Editor Yusfreyendi

Baca berita suarasiber.com lainnya di GOOGLE NEWS atau BABE

Loading...