free page hit counter

Ternyata Begini Kode-kode Sopir Bus Ingatkan Penumpang Ketika Ada Copet di Kendaraannya

Loading...

Suarasiber.com – Mudik memang bagi sebagian orang aktivitas yang menyenangkan. Namun ada hal yang harus diwaspadai jika mudik menggunakan bus.

Jika dahulu copet hanya beraksi di bus ekonomi, sekarang bus kelas mewah pun dijadikan lokasi bagi para pencopet. Mereka tak segan mengeluarkan uang tiket mahal demi menjalankan aksinya.

Bagi Anda yang belum terbiasa mudik naik bus, berikut ini kode-kode khusus yang harus dipahami jika di dalam bus yang Anda tumpangi ada copetnya.

Biasanya, sopir bus yang berpengalaman akan memahami dan tahu jika di antara penumpangnya ada copet. Ia bisa menandainya dari gerak geriknya melalui kaca spion kabin.

Menurut Ketua Umum BisMania Community, Zaenal Arifin, ada kode-kode yang diberikan sopir agar penumpang terhindar dari upaya pencopetan.

Melansir detik.com, Selasa (2/5/2022) Zaenal menyebutkan ada tiga kode yang sering dilakukan sopir bus. Yaitu menyetal musik keras-keras, menyalakan lampu utama kabin dan menjalankan busnya secara zig-zag.

Semua kode tadi dimaksudkan agar penumpang yang tertidur terbangun sehingga memperkecil peluang copet beraksi.

Di antara ketiga kode tadi, yang paliong lazim dilakukan sopir bus ialah menjalankan mobilnya secara ugal-ugalan atau zig-zag. Ini dilakukan karena saat kode menyetel musik keras, kadang penumpang tak terpengaruh.

Demikian juga dengan menyalakan lampu utama kabin, masih ada penumpang yang bisa tidur meski lampu ai atasnya menyala terang.

Ketika bus berjalan zig-zag, maka tubuh penumpang akan terguncang sehingga lebih berpotensi untuk terbangun.

Zaenal juga membeberkan ciri copet di bis. Biasanya akan turun di tengah perjalanan saat aksinya berhasil.

“Tetapi itu juga sebetulnya agak rancu juga, karena saya dan teman-teman bus mania juga suka kayak gitu. Misal beli tiket Surabaya, tiba-tiba nyampe Jogja turun. Jadi persisnya kurang tahu, tapi kalau kru-kru bus bilangnya seperti itu,” terang Zaenal.

Bila sopir tahu ada penumpangnya yang jadi korban pencopetan, ia sesampai di rumah makan ia meminta tidak ada yang turun terlebih dahulu.

Ia kemudian bertanya apakah ada penumpangnya yang merasa kehilangan dompet.

“Langsung di situ copet bisa diketahui. Kalau gerak-geriknya sudah ketahuan sama kru, enak. Cuma (copet) yang sudah eksekusi dan turun di tengah jalan, itu yang susah ditindak,” tukas Zaenal.

Semoga berguna bagi Anda yang belum pernah mudik naik bus. Selamat mudik. (zaenal)

Editor Yusfreyendi

Loading...