Pembangunan Pelabuhan Pelantar I dan II di Tanjungpinang Diusulkan Dibiayai oleh Amerika

Loading...

Suarasiber.com – Dewan Direksi Millenium Challenge Corporation (MCC) memutuskan bahwa Indonesia terpilih untuk dapat menerima hibah MCC untuk Program Compact kedua, pada Desember 2018,

Compact-2 akan diberikan kepada 5 provinsi di Indonesia, yakni Kepri, Sulut, Sumsel, Riau dan Bali.

Di Kepri, pengembangan Pelabuhan Kuala Riau Tanjungpinang menjadi proyek strategis yang diajukan untuk dibiayai pembangunan infrastrukturnya melalui Program Compact-2 ini.

Pelabuhan Kuala Riau selama ini dikenal sebagai masyarakat dengan nama Pelantar I dan Pelantar II.

“Pengembangan Pelabuhan Kuala Riau yang merupakan integrasi Pelantar I dan II  adalah bagian komprehensif dari kota Tanjungpinang,” ujar Gubernur Kepri Ansar Ahmad pada rapat dan Presentasi Program Compact-2 MCC di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Kamis (7/4/2022).

Pelabuhan ini akan mengintegrasikan Pelabuhan Sri Bintan Pura dan pelabuhan penyeberangan ke Pulau Penyengat.

Saat ini Pemprov Kepri melengkapi seluruh persyaratan yang diperlukan dan siap memberikan keterangan terkait masukan dan pertanyaan dari pihak MCC.

Environmental and Social Associate Director MCC Jason Jones menyampaikan saat ini hibah Compact tersebar di 24 negara di seluruh dunia dan kebanyakan dari Afrika.

Tujuannya adalah untuk pengentasan kemiskinan melalui pertumbuhan ekonomi.

“Dana compact akan cair di awal 2024 dan akan ada tenggat 5 tahun yang sangat ketat sehingga harus berakhir di 2029. Namun sebelum cair akan ada dana pra compact yg dapat digunakan untuk kepentingan seperti studi kelayakan,” ujarnya.

Kementerian PPN/Bappenas telah ditunjuk oleh Pemerintah Indonesia sebagai koordinator mitra MCC dalam tahap perencanaan Program Compact kedua ini.

MCC adalah lembaga bantuan luar negeri Amerika Serikat (AS) untuk membantu perjuangan melawan kemiskinan global. MCC menyalurkan hibah dari hasil pembayaran pajak masyarakat AS untuk memberi manfaat bagi negara-negara sedang berkembang yang didirikan oleh Kongres AS pada Januari 2004.

Sedangkan Program Compact adalah program kerja sama antara MCC dengan suatu negara untuk mendanai proyek-proyek spesifik selama 5 tahun yang ditargetkan untuk mengurangi kemiskinan dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Pihak yang menghadiri rapat diantaranya Transport Senior Director MCC Yohanes Abebe, Team Leader Konsultan IMC Robert Hardy, Direktur KSP Bilateral Direktorat Bappenas Kurniawan Ariady dan jajaran, serta para Kepala OPD dan Instansi Vertikal Provinsi Kepri. (zainal)

Editor Yusfreyendi

Loading...