Semuanya untuk membuktikan peran serta kemampuan dan kontribusinya dalam pelaksanaan pembangunan perikanan ke arah yang lebih baik dan maju.
Rahma menuturkan jika Pemkot Tanjungpinang sudah berusaha untuk memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana usaha perikanan. Termasuk bagi nelayan maupun pembudidaya ikan sejak tahun 2002 lalu.
Hal itu tetap dilakukan Pemkot Tanjungpinang hingga saat ini baik yang sifatnya bantuan revolving maupun penguatan modal.

“Dengan permasalahan di hilir terhadap kondisi perairan laut dan pesisir serta permasalahan lainnya menjadikan kegiatan budidaya sebagai primadona.
Budidaya bisa menjadi alternatif dalam memenuhi angka produksi perikanan di masa depan dan wilayah potensial berada di daerah darat serta pengembangan ke depan,” lanjutnya.
Rahma juga berharap kepada penerima bantuan untuk memanfaatkan bantuan yang diterima dengan sebaik-baiknya dan menanamkan pola kerja keras dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.





