free page hit counter

Hari Ini PCR, Kegiatan Belajar Mengajar Ponpes Al Ihsan Sementara Libur 28 Hari

Loading...

Suarasiber.com – Pengelola Pondok Pesantren Al Ihsan, Toapaya, Bintan memutuskan untuk menidaakan sementara waktu proses kegiatan belajar mengajar tatap muka usai puluhan santrinya kena Covid-19.

Hal ini disampaikan Kepala Ponpes Al Ihsan, Melvin Irawansyah SPdI. Sebelumnya Pemprov Kepri meminta Bupati Bintan menindaklanjuti temuan tersebut.

Bupati Bintan pun berkoordinasi dengan Dinas Bintan yang mengeluarkan surat berupa instruksi kepada pihak Ponpes untuk melakukan upaya pencegahan Covid-19 agar tidak meluas.

“Menanggapi Surat Edaran Satgas Covid-19 Kabupatan Bintan perihal penutupan sementara operasional kegiatan belajar mengajar tatap muka, kami memutuskan meniadakan kegiatan itu selama 28 hari,” tutur Melvin, kemarin.

Ia juga menjamin tak ada santri yang meninggalkan Ponpes sebelum menjalani swab test PCR oleh Puskesmas Toapaya.

Swab Test PCR dilaksanakan hari ini, Senin (20/9/2021) di Ponpes. Untuk tindakan selanjutnya akan dibahas oleh Ponpes, komite dan pihak terkait.

Melvin juga mengikuti imbauan dari Dinkes Bintan dengan menunjuk ustaz yang dbisa dihubungi orang tua santri selama anak mereka menjalani karantina.

Para ustaz tersebut adalah, Kelas Khalid bin Walid ke Ustaz Fajri, kelas Abu Hanifah ke Ustaz Haykal. “Sedangkan komunikasi santri di LPMP bisa ke Ustaz Akmal dan Ruhimin,” sebut Melvin.

Kegiatan swab test PCR yang dilakukan kepada santri dan ustaz Ponpes Al Ihsan ini juga dibenarkan oleh Ketua Perhimpunan Sarjana Kesehatan Seluruh Indonesia (Persakmi) Kepulauan Riau, Andi Kurniawan.

“Pukul 09 WIB pagi ini pelaksanaan RT PCR di Ponpes Al Ihsan,” kata Andi kepada suarasiber.com. (man)

Loading...