Minggu, 30 November 2025

Selamat Tinggal Snack Cheetos, Lays, Doritos

Tayang:


Tinggal Kenangan! Bulan Ini Cheetos, Lays, hingga Doritos? Bersiap ya, bulan ini makanan ringan tadi tak akan bisa ditemui lagi di Indonesia.

Pengumuman ini bahkan sebenarnya sudah dilayangkan sejak 6 bulan lalu tepatnya pada Februari 2021.

Dikutip dari detik.com, hilangnya Cheetos cs di pasar Indonesia karena kepemilikan produsen cemilan itu, PT Indofood Fritolay Makmur (IFL) sudah dibeli oleh PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk.


Untuk diketahui, produsen Cheetos, Lays, hingga Doritos di Indonesia adalah PT Indofood Fritolay Makmur (IFL). Perusahaan itu bisa memproduksi Cheetos cs karena dikuasai oleh pemilik merek cemilan itu, Fritolay Netherland Holding B.V., afiliasi dari PepsiCo.

Februari lalu seluruh saham PT Indofood Fritolay Makmur (IFL) dibeli PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Apabila seluruh saham IFL dibeli oleh ICBP, maka otomatis kontrak dengan PepsiCo terputus.

Total saham yang dibeli ICBP mencapai Rp 494 miliar atau sebanyak 49% dari total seluruh saham yang telah diterbitkan IFL. Kini, kepemilikan saham ICBP dalam IFL menjadi 99,99% dari total seluruh saham yang diterbitkan IFL.

Putusnya kontrak PepsiCo dengan IFL menyebabkan PepsiCo dilarang memproduksi, mengemas, menjual, memasarkan atau mendistribusikan produk makanan ringan apapun di Indonesia. Termasuk merek yang terkenal di Indonesia yakni Cheetos, Lays, dan Doritos.

Chitato, Qtela, Chiki dan Jetz

Dikutip dari cnbcindonesia, dihentikannya penjualan Lay’s, Cheetos, dan Doritos di Indonesia, tampaknya akan mengubah strategi bisnis ICBP di divisi makanan ringan.

Untuk menjaga pangsa pasar divisi makanan ringannya, ICBP akan memaksimalkan produk snack andalan perusahaan, seperti Chitato, Chiki, Jetz, dan Qtela.

Sebelumnya, manajemen ICBP menyatakan akan berfokus pada penjualan makanan ringan lainnya, seperti keripik kentang dan makanan ringan tradisional lainnya yang diproduksinya setelah perusahaan ini mengakhiri kerja samanya dengan anak usaha PepsiCo.

Corporate Secretary Indofood CBP Gideon A. Putro mengatakan pengembangan merek makanan ringan sendiri menjadi fokus perusahaan untuk tetap menjadi market leader dalam industri makanan ringan dalam negeri.

“Saat ini, kami memiliki merek-merek kami sendiri, seperti Chitato, Qtela, Chiki dan Jetz yang akan terus dikembangkan… ICBP sangat mengerti dengan baik selera dan pilihan makanan ringan dari masyarakat Indonesia, dan akan terus mengembangkan portofolionya untuk mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar,” kata Gideon kepada CNBC Indonesia beberapa waktu lalu.(man)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Warung Pecel Lele Mbak Wit, Kuliner Malam Favorit Baru di Km.9 Tanjungpinang dengan Menu Lengkap dan Harga Bersahabat

Suarasiber.com,(Tanjungpinang)– Pilihan kuliner malam di Tanjungpinang semakin berwarna dengan...

Abu Dafi Fest 2025 Meriahkan HUT ke-7 Kedai Kopi Abu Dafi! Ada Musik DJ, Bazar UMKM, Doorprize Menarik, dan 1001 Cangkir Kopi Gratis

Suarasiber.com, Tanjungpinang – Suasana meriah menyelimuti kawasan Street Food...

Bangkit dari Kebangkrutan, Pengusaha China Ini Sukses Jualan Sosis Bakar hingga Raup Rp462 Juta per Hari

Seorang pengusaha asal China, Tang Jian (57), menjadi sorotan...

Donat Z.Co & Pizza Tarik Sutan, Kuliner Favorit Baru di Tanjungpinang dengan Harga Bersahabat

Suarasiber.com (Tanjungpinang) – Bagi pecinta kuliner di Tanjungpinang, kini...