free page hit counter

Mantan Waketum Gerindra Arief Poyuono Ngaku Usulkan Perpanjangan Jabatan Jokowi

Loading...

Suarasiber.com – Mantan Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra, Arief Poyuono mengaku dirinya mengusulkan perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo. Usulan tersebut disampaikannya ke tiga orang dengan inisial LPM.

Dikatakan Poyuono, LPM adalah tiga orang di kalangan istana yang selama ini didengar nasihatnya oleh Presiden Jokowi. Namun ia enggan menyebutkan siapa nama lengkap ketiga orang tersebut.

Dikutip dari detik.com, Poyuono juga menyebut ketiganya dengan ‘The Three Musketeers’. “Istilahnya orang ini adalah Three Musketeers-nya Kangmas Jokowi yang setia dan loyal dalam membantu Kangmas Jokowi,” ujar Poyuono di Jakarta, Rabu (23/6/2021).

Kabar soal perpanjangan masa jabatan untuk presiden justru tak didengar oleh anggota Fraksi PDIP di MPR RI. Hal ini disampaikan anggota MPR RI Fraksi PDIP Djarot Saiful Hidayat kepada wartawan, Selasa (22/6).

Kata Syaiful, wacana amendemen UUD 1945 saat ini masih dalam penggodokan di Badan Pengkajian (BP) MPR. MPR periode 2014-2019 merekomendasikan amendemen terbatas, yang hanya terkait Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN).

Kalangan istana pun memberikan tanggapan soal ini. Melalui Jubir Presiden Fadjroel Rachman, Sabtu (19/6/2021), disampaikan jika Presiden Jokowi setia terhadap amanat konstitusi. Berdasarkan Pasal 7 UUD 1945 amandemen ke-1 berbunyi “Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatannya selama masa lima tahun, dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama, hanya untuk satu kali masa jabatan”.

“Mengingatkan kembali, Presiden Joko Widodo tegak lurus konstitusi UUD 1945 dan setia terhadap reformasi 1998,” kata Fadjroel.

“Penegasan Presiden Jokowi menolak wacana presiden tiga periode, yang pertama pada 12/2/2019, “Ada yang omong presiden dipilih tiga periode itu, ada tiga (motif) menurut saya. Satu, ingin menampar muka saya, yang kedua ingin cari muka, padahal saya sudah punya muka. Yang ketiga, ingin menjerumuskan. Itu saja,” kata Jokowi seperti disampaikan Fadjroel. (man)

Loading...