free page hit counter

Kartu ATM Model Gesek Segera Diblokir, Apa Kelebihan ATM Chip?

Loading...

Suarasiber.com – Masih menggunakan kartu ATM gesek dengan sistem magnetic stripe? Sebaiknya segera ke kantor bank untuk minta ganti ATM dengan teknologi chip. Jangan keburu ATM Anda diblokir.

Bank Indonesia sendiri sudah menerbitkan Surat Edaran No.17/52/DKSP tentang Implementasi Standar Nasional Teknologi Chip dan Penggunaan Personal Identification Number Online 6 (Enam) Digit untuk Kartu ATM dan/atau Kartu Debet. Hal ini diterbitkan tahun 2015 silam.

Di dalamnya terdapat bebarapa hal yang diatur, salah satunya pada poin II tentang Batas Waktu dan Tahapan Implementasi Standar Nasional Teknologi Chip dan PIN Online 6 Digit untuk Kartu ATM dan Debet, hingga 31 Desember 2021.

Jadi sebelum tanggal tersebut, kartu magnetic stripe harus diganti dengan kartu chip agar tetap bisa digunakan dengan maksimal.

Dikutip dari SE BI, Minggu (23/5/2021), teknologi magnetic stripe masih diperbolehkan untuk Kartu ATM/Debet dengan saldo paling banyak Rp5 juta berdasarkan perjanjian antara penerbit dan nasabah.

Dilansir dari liputan6.com, beberapa hal penting yang ada pada ATM chip sebagai berikut:

Pertama, data nasabah yang terekam di kartu ATM berbasis chip lebih aman dibandingkan kartu ATM berbasis magnetic stripe.

Kartu ATM berbasis chip memiliki otentifikasi akses ke jaringan ATM atau EDC, sedangkan magnetic stripe, belum memiliki proteksi sehingga rawan dibaca dan dicuri.

Kedua, kartu ATM berbasis magnetic stripe mudah digandakan karena data nomor kartu, expire date, nama nasabah dan informasi lainnya disimpan pada magnetic stripe.

Sedangkan kartu berbasis chip tidak mudah digandakan karena data disimpan di dalam chip dan keasliannya dapat dipastikan dengan metode offline dan online CAM.

Ketiga, fisik kartu ATM berbasis chip lebih kuat ketimbang kartu magnetic chip. Pada kartu ATM magnetic stripe, terdapat pola garis hitam memanjang di belakang kartu, dimana putih hitam di belakang kartu menyimpan data yang akan terbaca ketika melakukan transaksi.

Jika pita hitamnya rusak, maka kartu akan sulit dibaca. Sementara, ATM berbasis chip memiliki chip di kiri depan kartu yang menyimpan data jauh lebih banyak dan lebih kompleks. (fut)

Loading...