free page hit counter

Akhir Kisah Jemaah Mau Salat Diusir dari Masjid karena Pakai Masker

Loading...

Suarasiber.com – Belum lama ini viral ada seorang jemaah mau salat zuhur diusir oleh pengelola masjid karena jemaah tadi mengenakan masker.

Dalam video yang kemudian viral itu terlihat jemaah yang mau salat dan pengurus masjid beradu kata.

Kasus ini terjadi pada 27 April 2021 di Masjid Al Amanah Kelurahan Medan Satria, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Setelah viral, dilakukan mediasi di Polsek Medan Satria. Setelah bertemu, warga yang melaporkan pengusiran dan pengelola masjid membuat kesepakatan.

Mediasi ini dihadiri Roni Oktavian (jemaah masjid) dengan Ustaz Abdul Rahman selaku Ketua DKM Masjid Al Amanah.

Roni meminta kepada pengurus masjid untuk tidak lagi bersikap melarang penggunaan masker. Menurutnya, yang dilakukannya hanya ingin menerapkan protokol kesehatan.

Berikut kesimpulan hasil media yang dilakukan polisi:

  1. Sepakat untuk menyelesaikan permasalahan secara damai dan musyawarah.
  2. Pihak DKM tidak akan melakukan pelarangan lagi dalam penggunaan masker di Masjid Al Amanah.
  3. Dibuatkan surat kesepakatan bersama yang ditandatangani kedua belah pihak.

Kapolsek Medan Satria, Kompol Agus Rohmat mengatakan bahwa pihaknya sudah mengimbau masyarakat ternasuk pengurus masjid agar tidak melarang jamaah bermasker.

“Karena saat ini kita masih dalam situasi pandemi Covid-19,” katanya.

Sementara alasan Ustaz Abdul Rahman melarang jemaah mengenakan masker, seperti disampaikannya kepada polisi ialah tidak mau menyamakan masjid dengan pasar.

“Saya memang menerapkan peraturan larangan masker di masjid karena tidak mau menyamakan masjid dengan pasar dan saya yakin bahwa Allah SWT melindungi kita semua yang berada di dalam masjid.

Ke depannya saya tidak akan melarang lagi penggunaan masker di dalam masjid karena merupakan aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah dalam menanggulangi pandemi COVID-19,” kata Ustaz Abdul Rahman.

Kasus ini pun ramai diperbincangkan netizen bahkan tokoh agama, MUI, DMI, Wali Kota Bekasi Rahmat Efendi dan Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono angkat bicara. Rahmat Efendi dengan tegas menyesalkan tindakan kejadian ini. (man)

Loading...