Suarasiber.com – Suhu tinggi jelang duel dua jawara Liga Inggris, Liverpool vs Man City, Minggu (7/2/2021) pukul 23.30 WIB, sudah terasa. Ditandai dengan saling pamer gol di medsos masing-masing tim.
Pamer gol itu dimenangi The Reds, jika dilihat dari banyaknya respon netizen di akun Twitter. Ada ribuan netizen yang menanggapi pamer gol di akun Twitter resmi Liverpool.
Berbanding ratusan respon di akun Twitter resmi milik Manchester City. Maklum saja karena akun milik The Reds @LFC, diikuti sekitar 16 juta netizen.
Sedangkan follower di akun Manchester City @ManCity jumlahnya masih sekitar 9 juta pengikut.
Meski “memenangi” pamer gol di medsos, namun hasil duel di lapangan masih ditunggu jutaan fans kedua tim.
Pastinya, Man City saat itu tengah on fir dan duduk di puncak klasemen sementara Liga Inggris. Pasukan Pep Guardiola juga menjadi tim dengan benteng pertahanan tertangguh musim ini.
Mereka cuma kemasukan 13 gol dari 21 laga atau sekitar setengah dari jumlah gol yang bersarang di gawang Liverpool, 25 gol dari 22 laga.
Banyaknya kemasukan gol di gawang The Reds, adalah akumulasi cederanya seluruh bek utama mereka.
Jurgen Klopp sudah membeli 2 bek anyar, namun melalui portal resmi Liverpool dia belum memastikan keduanya bisa tampil melawan Man City.
Klopp sedikit senang karena Alisson, Mane dan Fabinho yang absen karena cedera di beberapa laga terakhir sudah mulai berlatih.
Jika dua bek anyar itu tampil, Klopp bisa mengembalikan Henderson ke posisi awalnya sebagai gelandang.
Sedangkan bek utamanya, Joe Gomez, Joel Matip dan Virgil van Dijk semuanya absen untuk jangka panjang.
“Dengan situasi kami, kami akan melihat siapa yang bisa bermain lagi, siapa yang tidak bisa dan siapa yang tidak boleh atau siapa yang harus bermain lagi – semua hal semacam ini. Lalu kita akan lihat,” kata Klopp di laman resmi Liverpool FC, Minggu (7/2/2021).
Sementara itu Man City, juga belum bisa diperkuat Sergio Aguero, Nathan Ake dan Kevin De Bruyne.
Itu sebabnya, meski optimis menang atas Liverpool namun Pep Guardiola manajer Man City tetap berhati-hati. Alasannya, karena The Res adalah tim juara.
“Selalu sulit melawan Liverpool. Itu adalah klub top, sejarah teratas, pemain, manajer, staf ruang belakang. Selalu sulit,” ucap Pep. (mat)





