Sabtu, 29 November 2025

Risma Soal Uang yang Dikelola Kemensos: Aku Kaget Duitnya Buanyak Sekali

Tayang:


Suarasiberdotcom – Tri Rismaharini atau Risma dipilih Presiden Jokowi menggantikan Juliari Batubara sebagai Menteri Sosial. Risma Kaget begitu mengetahui jumlah duit di Kemensos jumlahnya besar.

“Yang aku kaget, duitnya itu buanyak sekali,” begitu pengakuan Risma saat berbrincang dengan wartawan, pekan lalu.

Saat itu wartawan menanyakan apa yang akan dilakukan Risma. Risma yang selama ini memimpin Kota Surabaya mengatakan kebaikan harus diciptakan dari dalam.


Namun ia tak bisa menunggu dari dalam baik dulu sementara masyarakat juga membutuhkan perhatian. Untuk itu sambil menata manajemen Kemensos, juga melayani kepentingan masyarakat.

“Harus jalan paralel. Percayalah sama aku, kalau di dalam nggak baik nggak akan bisa baik keluar,” ujarnya.

Risma juga menyinggung jika di Kemensos yang dikelola bukan hanya duit APBN tetapi juga non APBN. Dan itu jumlahnya sangat banyak.

Hal itulah yang diakuinya membuatnya kaget.

“Nanti saya akan ngomong kepada pejabatnya, pak ini duitnya guede sekali. Kita harus hati-hati,” ujar Risma sambil menyebut uang Rp1,3 triliun.

Risma pun berencana membuat sistem sehingga siapa saja termasuk dirinya tidak bisa mengganggunya. Salah satu yang pernah disampaikannya ialah laporan keuangan secara digital, semacam e-budgeting. (mat)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Provinsi Kepulauan Riau Raih Peringkat ke-2 Nasional dalam BKN Award 2025

**Suarasiber.com (Jakarta) - ** Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri)...

Wamen Ekraf Irene Umar Dorong Anak Muda Bangun Usaha Kreatif Berorientasi Tujuan di BYC Fest 2025

Suarasiber.com (Jakarta) - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan...

Panglima TNI Tinjau Gladi Model Latihan TNI 2025 di Mabes TNI Cilangkap

Suarasiber.com (Jakarta) – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto...

Bappenas dan Pemprov Kepri Siapkan Kantor Bersama di Tanjungpinang

Suarasiber.com (Tanjungpinang) - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan...