BINTAN (suarasiber) – Bobby Jayanto, Ketua Suku Tionghoa di Kabupaten Bintan menyatakan dukungannya ke Alias Wello (AWe) – Dalmasri (ADA).
Selain itu, Bobby juga membuat kontrak politik dengan ADA. Ada tujuh poin di dalam kontrak politik tersebut.
Di Pilkada Bintan 2016, Bobby Jayanto menjadi jurkam untuk pasangan Apri – Dalmasri. Dia dijanjikan segala macam.
Seperti mengurus semua investasi yang akan masuk Bintan. Selain itu, dijanjikan juga beasiswa untuk anak-anak Tionghoa yang tak mampu, agar bisa sekolah.
“Tapi sampai sekarang, bo (tak ada) semua!” ucap Bobby di depan ratusan warga Tionghoa Bintan.
Alias Wello – Dalmasri Syam (ADA) hadir di acara silaturahmi dengan warga Tionghoa Bintan, yang umumnya adalah pengurus kelenteng dan vihara di Bintan itu.
Bobby juga menceritakan kisah pertemanannya dengan Alias Wello (AWe), sudah berlangsung puluhan tahun. Keduanya juga aktif di banyak organisasi yang sama.
“Dengan AWe sudah berkawan dekat sejak muda dulu,” kata Bobby, yang kini menjabat Ketua Komisi I DPRD Kepri di Tanjungpinang, Jumat (25/9/2020) malam.
Terkait dukungan kepada AWe – Dalmasri, Bobby atas nama warga Tionghoa Bintan meminta sejumlah permintaan.
Di antaranya, menyelesaikan uruasan lahan dan tanah yang hingga kini berlarut-larut.
Kemudian, menyediakan beasiswa untuk pelajar di Bintan, termasuk untuk anak-anak Tionghoa.
Selain itu, Bobby minta ADA memudahkan investasi masuk. Tapi, birokrasinya jangan berbelit dan lahannya tak jelas statusnya.
“Masyarakat tak bisa berkembang di lahannya,” tegas Bobby, yang juga Ketua Partai Nasdem Kota Tanjungpinang. (mat)





