Sabtu, 29 November 2025

Posyandu dan Pos UKK, Konsep Serupa Sasaran Berbeda

Tayang:


Cikal Bakal lahirnya Program Kesehatan Kerja di Kepulauan Riau

Merujuk hasil “Studi Implementasi Program Kesehatan Kerja dan Persiapan Pembentukan Pos UKK Puskesmas di Wilayah Kota Tanjungpinang pada Tahun 2008” yang dilakukan oleh peneliti dari FKM Universitas Diponegoro Semarang, menyebutkan bahwa Puskesmas Kampung Bugis dan Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau pada tahun 2009.

Keduanya secara resmi menginisiasi dan mengembangkan Pos UKK sebagai wadah layanan kesehatan bagi petani dan nelayan, artinya kita menyepakati bahwa cikal bakal pengembangan program UKK di Provinsi Kepulauan Riau berawal dari Kota Tanjungpinang.

Pada tahap awal pengembangan program, jumlah Pos UKK yang berhasil di bentuk berdasarkan Survei Mawas Diri (SMD) dimasyarakat/kelompok pekerja berjumlah 4 unit yaitu: Pos UKK Pasir Putih dan Pasir Merah di Kelurahan Senggarang dengan sasaran binaan adalah nelayan.


Selanjutnya Pos UKK Sejahtera Mandiri dan Sehat Sejahtera di Kelurahan Kampung Bugis menyasar pada pembinaan kesehatan Petani.

Sembilan tahun kemudian, tepatnya tahun 2018, Pos UKK berkembang menjadi 8 unit dan kini tersebar di seluruh kecamatan se-Kota Tanjungpinang.

Dalam catatan dan dokumentasi program, pengembangan UKK secara intensif dan masif terjadi pada tahun 2010 dengan menstimulasi pembentukan Pos UKK di dua Kabupaten/Kota terpilih yaitu Kota Batam dan Kabupaten Karimun.

Delapan tahun kemudian tepatnya tahun 2018, 178 unit Pos UKK secara luas telah terbentuk di 7 Kabupaten/Kota di Provinsi Kepulauan Riau dengan Jumlah puskesmas mencapai 87 unit. Berbagai pelayanan kesehatan yang tersuguh di setiap kegiatan Pos UKK semata-mata demi meningkatnya derajat kesehatan pekerja, khususnya sektor informal agar tetap sehat dan produktif dalam setiap aktivitas kehidupannya.***

Penulis Andi Kurniawan SKM MPH, Praktisi Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Lahir di Dabo Singkep, 25 Desember 1980. Aktif sebagai Ketua Pengurus Daerah Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi) Provinsi Kepulauan Riau

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Ledakan Bom di SMAN 72: Alarm Serius bagi Keamanan dan Hukum di Dunia Pendidikan

Kasus ledakan bom rakitan yang mengguncang Sekolah Menengah Atas...

Tanjungpinang dan Tangisan yang Tak Boleh Kita Abaikan

SEMINGGU ini saya tidak berfungsi dengan baik. Ada kerawanan...

Di Balik Keheningan yang Menggantung: Luka Sunyi Tanjungpinang

BEBERAPA waktu belakangan, Tanjungpinang mendadak sering diwarnai kabar duka...

Dapur Rahasia di Balik Program MBG: Sabotase atau Salah Kelola?

ANAK-anak itu cuma ingin makan siang.Bukan ikut eksperimen. Bukan...