Sabtu, 29 November 2025

Posyandu dan Pos UKK, Konsep Serupa Sasaran Berbeda

Tayang:


Pelayanan kesehatan kerja tertuju pada tiga hal utama yaitu menjamin keselamatan dan kesehatan pekerja, perbaikan organisasi kerja, meningkatkan budaya kerja yang kondusif bagi terwujudnya kesehatan dan keselamatan sewaktu bekerja.

Fokus layanan kesehatan kerja adalah peningkatan kesehatan (promotif) dan pencegahan penyakit (preventif), meski tidak mengabaikan upaya pengobatan (kuratif) serta pemeliharaan kesehatan (rehabilitatif). Oleh karena itu pelaksanaan UKK merupakan upaya mendesak dan perlu percepatan-percepatan dalam hal mewujudkannya.

Sektor informal dianggap sebagai katup pengaman untuk menyerap tenaga kerja ketika sektor formal mengalami resesi, kondisi pekerjaan sektor informal jika dilihat dari aspek kesehatan dan keselamatan kerja masih sangat memprihatinkan seakan belum tersentuh oleh program pemerintah.


Menurut Harrington Emerson dalam Phiffner John.F & Presthus Robert.V (1960), terdapat lima unsur manajemen yang diperlukan dalam implementasi program, pertama manusia (man), kedua biaya/uang (money), ketiga bahan/peralatan (material), keempat mesin (machines) dan kelima metode/tata cara (methodes).

Sebagai Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), puskesmas secara umum memiliki sumberdaya memadai untuk mengimplementasikan program UKK.

Salah satunya persoalan ketenagaan, tenaga profesional tersebut meliputi dokter umum, dokter gigi, bidan, perawat, Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM), analis kesehatan, sanitarian, nutrisionis, asisten apoteker, pekarya kesehatan, tenaga administrasi/pendukung serta tenaga teknis terlatih dengan kompetensi kesehatan dan keselamatan kerja.

Salah satu faktor penentu keberhasilan dan atau kegagalan suatu organisasi adalah sumberdaya manusia/SDM (man). Organisasi sangat membutuhkan SDM yang kompeten, memiliki keahlian tertentu yang dibutuhkan untuk menunjang keberhasilan pelaksanaan pekerjaannya.

Kompetensi bisa meliputi aspek pengetahuan, keterampilan, sikap dan perilaku pekerja. Jenis kompetensi ketenagaan yang diharapkan dapat menjamin berlangsungnya program UKK.

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Ledakan Bom di SMAN 72: Alarm Serius bagi Keamanan dan Hukum di Dunia Pendidikan

Kasus ledakan bom rakitan yang mengguncang Sekolah Menengah Atas...

Tanjungpinang dan Tangisan yang Tak Boleh Kita Abaikan

SEMINGGU ini saya tidak berfungsi dengan baik. Ada kerawanan...

Di Balik Keheningan yang Menggantung: Luka Sunyi Tanjungpinang

BEBERAPA waktu belakangan, Tanjungpinang mendadak sering diwarnai kabar duka...

Dapur Rahasia di Balik Program MBG: Sabotase atau Salah Kelola?

ANAK-anak itu cuma ingin makan siang.Bukan ikut eksperimen. Bukan...