free page hit counter

Mantap, Desa Ini Mampu Pasok 32 Persen Beras di Kabupaten Lingga

Loading...

DAIKLINGGA (suarasiber) – Empat tahun lalu, Desa Panggak Darat dan semua desa di Kabupaten Lingga, sama sekali tidak mengenal sawah dan padi. Namun, hanya berselang 4 tahun kemudian, desa ini mampu menghasilkan padi.

Hasilnya pun tak tanggung-tanggung. Dari sekitar 30 hektare sawah yang ditanami padi di desa ini mampu berkontribusi sebesar 32,4 persen terhadap kebutuhan beras masyarakat Lingga yang mencapai rata-rata 240 ton per bulan.

Hal ini diungkapkan Kepala Desa Panggak Darat, Zulmafrija kepada redaksi suarasiber.com, Kamis (9/4/2020) di sela panen raya.

“Berdasarkan hasil panen yang sudah dilakukan terhadap beberapa petak sawah menunjukkan produktivitasnya mencapai angka rata-rata 4,32 ton gabah kering giling per hektar. Jika rendemennya 60 persen, maka berasnya bisa mencapai 77,76 ton,” jelasnya.

Menurutnya, beras yang dihasilkannya petani desanya itu, cukup untuk kebutuhan pangan masyarakat Desa Panggak selama 9 bulan ke depan dengan jumlah penduduk sebanyak 678 jiwa atau 189 kepala keluarga (KK).

“Berdasarkan pengalaman, kebutuhan beras masyarakat Desa Panggak Darat sekitar 8,505 ton per bulan. Jika beras sebanyak 77,76 ton dibagi rata kepada 189 KK. Maka stok pangan untuk masyarakat Desa Panggak Darat cukup untuk 9 bulan ke depan,” tambahnya. (mat) 

Loading...