free page hit counter

Isdianto Janji Beri Kesempatan Penyandang Difabel di Pemerintahan

Loading...

TANJUNGPINANG (suarasiber) – Plt Gubernur Kepri H Isdianto berjanji akan memberikan kesempatan yang lebih besar lagi kepada anak-anak difabel untuk bekerja dan mengabdi di Pemprov Kepri. Namun hal itu disesuaikan dengan kebutuhan yang ada.

Isdianto menegaskan jika pemerintah terus mendukung perkembangan para anak didik di Sekolah Luar Biasa (SLB). Hal ini agar mereka tumbuh menjadi anak-anak terampil dan berkompeten sehingga memiliki kesempatan yang sama dengan anak-anak biasa pada umumnya.

Saat memberikan sambutan Peresmian Gedung Baru SLBN 1 Tanjungpinang, di Jl. Kijang Lam, Km.7 Tanjungpinang, Senin (27/1/2020) Isdianto juga memuji guru SLB yang menurutnya pendidik luar biasa.

“Saat ini Pmerintah telah menerima beberapa anak difabel untuk bekerja di beberapa kantor dan dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri. Ke depannya kita berharap persentasenya semakin bertambah agar mereka dapat mengadi dan membantu kemajuan Kepri,” tutup Isidanto.

Turut hadir pada kesempatan ini Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan Eko Sumbaryadi, Kepala Dinas PMD dan Disduk Capil Sardison, Kepala Dinas Pendidikan M. Dali, Kepala Dinas Kesehatan Tjetjep Yudiana, Kepala Dinas Sosial Doli Boniara, Kepala Biro Pengadaan dan Jasa Misbardi serta seluruh staf dan pengajar SLB Negeri 1 Tanjungpinang, Perwakilan SLB Se-Tanjungpinang dan Bintan.

Isdianto pada kesempatan ini mengaku kagum dengan keterampilan dan keahlian yang ditunjukan oleh para murid SLB. Menurut Isdianto keterampilan dan keahlian ini agar terus diasah dan diarahkan oleh para guru di SLB sehingga mereka ketika lulus nanti memiliki sesutau yang bisa jadi modal untuk hidup dimasa mendatang.

Kepada para tenaga pendidik, Isdianto berpesan agar terus berinovasi dan selalu sabar dalam melaksanakan proses pembelajar bagi anak-anak hebat ini karena mereka juga merupakan generasi penerus yang perlu mendapatkan pendidikan yang layak.

Kepala SLB Negeri 1 Tanjungpinang, Kalisni dalam sambutannya melaporkan bahwa sekolah ini pada tahun 2019 yang lalu mendapatkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk dana pembangunan.

Disampaikannya, SLB Negeri 1 Tanjungpinang saat ini memiliki 195 murid. Persoalan yang dialami ialah hanya memiliki 35 pengajar. Ia pun berharap ada penambahan guru untuk sekolah ini. (mat)

Loading...