free page hit counter

Jumlah Dokter Internsip di Provinsi Kepri Berkurang 36 Orang

TANJUNGPINANG (suarasiber) – Sekitar 184 orang dokter, sudah selesai melaksanakan program internsip-nya di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Mereka digantikan oleh sekitar 74 orang dokter baru. Berkurang sekitar 36 orang dari yang selesai menjalani program

Seremoni acara lepas sambut dokter peserta program internsip di Provinsi Kepri, digelar di Hotel Nagoya Hill Batam, Senin (11/11/2019).

Acara yang dihadiri Plt Gubkepri H Isdianto, ditaja dengan tajuk lepas sambut Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) Angkatan IV Tahun 2018 – 2019 Provinsi Kepri.

“Berikan pelayanan terbaik ke masyarakat. Karena kesehatan milik semua orang. Baik di kampung atau di kota. Semua orang butuh pelayanan kesehatan,“ kata Isdianto di acara itu.

Banyak yang awam dengan sebutan dokter internsip, sebagian orang menyebutnya dokter magang. Dari penelusuran suarasiber.com, program internship memang berarti magang.

Internship dalam hal ini, adalah program pemandirian dokter yang baru saja lulus kuliah. Untuk menyelaraskan hasil pendidikannya dengan kondisi di lapangan. Sehingga, mereka siap dan sudah mahir ketika berpraktek sebagai dokter mandiri.

Dari laman dokterinternsip.com, dijelaskan bahwa Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) dilaksanakan selama 1 (satu) tahun. Selama delapan bulan di rumah sakit, dan empat bulan di Puskesmas.

Di sejumlah negara di Eropa, program ini dilaksanakan dalam waktu lebih lama, yakni antara dua tahun hingga tiga tahun.

Program internsip bertujuan, untuk pemantapan mutu profesi dokter. Seperti yang disebutkan di atas. (mat)

Bagikan berita
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •