free page hit counter

Website Kemendes PDTT Terbaik Antarlembaga

TANJUNGPINANG (suarasiber) – Website Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) diganjar sebagai yang terterbaik dan inovatif pada ajang penganugerahan Indonesia Digital Initiative Awards (IDIA) 2019.

Dilansir dari kemendesa.go.id, penghargaan diberikan kepada kementerian dan lembaga atas perannya mendorong inovasi teknologi informasi. Ia juga dinilai paling baik dalam menggunakan teknologi informasi di kementerian/lembaganya.

website kemendes ptt
Inileh halaman beranda laman Kemendes PDTT. Foto – kemendesa.go.id

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo mengakui pentingnya media, aplikasi digital dan sosial media dalam membawa partisipasi masyarakat. Di era digital 4.0 ini. kecepatan itu bisa didapatkan melalui website dan lainnya.

“Harapannya mampu meningkatkan partisipasi masyakat. Sehingga efektivitas dari program pemerintah tentang desa ini bisa lebih efektif,” kata Eko usai menerima penghargaan.

Pemberian penghargaan sebagai website terbaik ini digelar di Ballroom Lagoon Garden Sultan Hotel & Residence Jakarta, Jumat, pekan lalu.

Eko berkisah, baru 6 bulan menjabat dirinya sudah dipesan Presiden agar tidak hanya kerja keras. Melainkan juga memberikan informai ke publik apa kinerja pemerintahan.

“Sejak saat itu hubungan dengan media dan sosial media kita lebih prioritas. Keberhasilan pelaksanaan dana desa tergantung dari partisipasi masyarakat. Partisipasi tercepat ya dengan website, media dan media sosial,” aku Eko.

Kemendes PDTT membuktikan teknologi digital tak harus melibatkan orang-orang yang ahli digital saja. Masyarakat desa yang paling awam pun bisa memanfaatkannya. Ia mencontohkan program Siskeudes yang dibuat BPKP dan Kemendagri sangat membantu Kades.

Website di Kemendes PDTT ini dikelola bagian Pemberitaan dan Publikasi, Biro Humas dan Kerjasama. Dibentuk tim-tim kecil yang memiliki fungsi dan tugasnya masing-masing. Ada tim konten animasi,video, peliputan yang dikompilasi dan diramu sebelum diposting oleh tim editorial. Hal ini dilakukan agar konten-konten yang ditampilkan lebih menarik dan up to date.

Agus Sudibyo, salah satu dewan juri dari dewan pers menyebut website Kemende PDTT memenuhi 3 unsur, yakni konten, packaging dan interaktivitas dengan publik.

Penilaian IDIA 2019 dilakukan berdasarkan empat variable untuk menentukan website, aplikasi dan media sosial terbaik. Variabel itu ialah kualitas tampilan dan image branding, substansi konten, aktivitas dan user experience.

Acara ini diprakarsai Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika. Juga gabungan pihak swasta (Digital Indonesia, Circle Communication, dan Maven Digital Asia).

Kemendes PDTT akan meningkatkan partisipasi masyarakat dengan tetap mengelola dengan baik media, media sosial dan website. (man)

Bagikan berita
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •