free page hit counter

Sosok HM Sani “Muncul” Lagi di Isdianto

TANJUNGPINANG (suarasiber) – Profil almarhum HM Sani, seakan muncul lagi, Selasa (10/9/2019) siang, saat Plt Gubkepri H Isdianto temu ramah dengan jurnalis di Dompak. Temu ramah yang digelar di sela jadwal Isdianto yang sangat padat.

Sapaan pertama dari Isdianto, langsung mengingatkan ingatan kembali ke HM Sani. Yang juga abang kandung Isdianto.

HM Sani, adalah Wakil Gubernur, dan Gubernur Provinsi Kepulauan Riau dikenal sebagai sosok yang low profile, dan humble (rendah hati). Almarhum HM Sani juga menjadikan jurnalis sebagai mitra kerja.

Bukan sekedar corong yang baru akan disapa, jika diperlukan atau ada masalah.

Sesibuk apapun, HM Sani selalu menyediakan waktu untuk menjawab konfirmasi. Tak cuma itu, dia juga rutin mengadakan ngopi bersama jurnalis.

Kegiatan yang sudah dilakukan sejak dia menjadi pejabat setara camat. Semakin tinggi jabatannya, semakin dekat pula HM Sani dengan jurnalis.

Beda dengan sejumlah pejabat eselon II, dan eselon III Pemprov Kepri masa kini -yang tak pernah merasakan beratnya perjuangan pembentukan Provinsi Kepri-, dan menutup semua akses ke jurnalis. Kecuali, saat terjepit, dan harus menjawab wawancara cegat atau jika ada masalah.

Barangkali karena merasa strata sosial, dan jabatannya sangat tinggi. Atau, sudah merasa sempurna sebagai pejabat. Sehingga antikritik.

Beda jauh dengan Isdianto, yang justru minta dikritik. Bagi Isdianto, kritik sangat perlu. Karena, kritik mengingatkan tidak ada manusia yang sempurna.

Baca Juga:

Tim Jelajah Negeri Sahabat Polri Berangkat dari Kepri

Konjen Singapura Mark Low Salut ke Ismeth Abdullah, Pacu Pembangunan Provinsi Kepri

Stamina Kedodoran, Indonesia Dihajar Thailand 0 – 3

“Tetap dengan kritik, ya. Agar tidak lupa dengan kekurangan yang ada,” kata Isdianto.

Isdianto juga menegaskan, bahwa para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), tak perlu izin dirinya. Untuk menjawab konfirmasi dari para jurnalis.

“Jika dikonfirmasi masih ada OPD (kepala, red) yang buang badan, apa boleh buat. Tulis saja apa adanya. Tapi tetap usahakan konfirmasi dulu, ya,” ujar Isdianto.

Di sela dialog dua arah yang hangat, Isdianto, mengingatkan pentingnya peran jurnalis dalam pembangunan di Kepri. Karenanya, setiap tulisan dan berita yang diproduksi diharap bisa ikut membangun Kepri.

“Kita semua sudah jadi bagian dari masyarakat Kepri, bagian dari sapu lidi yang akan kuat. Jika dilakukan bersama,” ajak Isdianto.

Isdianto juga minta Biro Humas mengagendakan pertemuan rutin dengan jurnalis. Sesuatu yang sudah lama hilang. Sekaligus, mengingatkan kembali dengan HM Sani. (mat)

Bagikan berita
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •