free page hit counter

Angin Kencang, Kelong Nelayan Bintan Terpaksa “Diliburkan”

BINTAN (suarasiber) – Akibat angin kencang, puluhan kelong apung milik nelayan di Pulau Pucung arah Trikora ditambatkan di bibir pantai. Kelong tersebut terpaksa diliburkan sementara waktu, sampai cuaca cukup kondusif untuk melaut.

Saat ini selain angin kencang yang bertiup, gelombang juga sering meninggi. Pada musim seperti ini yang bisa dilakukan nelayan ialah memperbaiki kelongnya. Entah itu rumah kelongnya atau boat penarik kelong.

Jun, salah satu nelayan saat ditemui mengatakan, kondisi cuaca seperti ini membuatnya tidak bisa bertahan di tengah laut.

“Jika kami memaksakan diri, kelong apung bisa rusak. Bahkan risiko hanyut harus diterima,” ungkapnya, Sabtu (14/9/2019).

Jika kelong sempat mengalami kerusakan karena angin dan gelombang, Jun menyebutkan uang yang dibutuhkan untuk perbaikan bukan sedikit.

Jun juga menjelaskan, menurunnya tangkapan ikan dialami hampir semua nelayan yang menggunakan kelong. Termasuk juga para nelayan yang menggunakan alat tangkap lain seperti jaring biasa dan sejenisnya.

Namun demikian ada kalanya Jun dan nelayan lain nekat turun ke laut. Hal ini diakui Udin, nelayan lain di Trikora.

“Macam mana lagi. Kami tetap ke laut juga. Memang kerja kami. Tapi kami nengok (lihat) juga. Kalau anginnya kencang betul, kami tak turun juga,” ucapnya. (mft)

Bagikan berita
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •