free page hit counter

Kalahkan Jakarta, Kepri Siap Kejar Pariwisata Bali

TANJUNGPINANG (suarasiber) – Pariwisata Bali dikenal sejak lama, jauh sebelum setiap daerah menyadari semua potensi bisa menjadi destinasi seperti sekarang. Namun promosi dan kiat-kiat khusus membuat antar daerah menarik wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak-banyaknya.

Seperti Provinsi Kepri, tiba-tiba saja menjadi destinasi wisata yang mengundang banyak wisman datang. Padahal Kepri zaman dahulu hanya dikenal lewat Batam sebagai kota industri. Berada di crossborder, keunggulan wisata Kepri pun diolah sedemikian rupa hingga patut diperhitungkan.

Dalam catatan Badan Pusat Statistik, jumlah wisman yang pelesir ke Provinsi Kepri sampai Juni 2019 mencapai 1.405.283 orang. Sementara sampai Juni, kunjungan turis asing ke ibu kota RI hanya mencapai 1.137.976 orang. Artinya berselisih hampir 300 ribu wisman.

Sebelumnya, pariwisata Bali mendominasi jumlah kunjungan wisman. Disusul DKI Jakarta, baru Kepri di urutan ketiga. Dengan berubahnya peta tujuan wisata bagi wisman, Kepri pun siap bersaing dengan Bali.

Kepri Prioritaskan Pariwisata

pariwisata bali 45fgg

Plt Gubernur Kepri H Isdianto semakin yakin pariwisata menjadi sektor mampu meningkatkan ekonomi Kepri. Sektor ini pun semakin diprioritaskan karena punya kelangsungan yang panjang serta menyentuh langsung masyarakat.

“Turis yang ingin ke Kepri banyak dan akan semakin banyak. Kita sudah mengalahkan Jakarta. Mari bersama-sama bertekad agar pariwisata Kepri mendekati Bali dan kemudian melewatinya,” kata Isdianto.

Hal tersebut disampaikan Isdianto di sela-sela kehadirannya mengikuti Kongres V PDI Perjuangan di Inna Grand Bali Beach Hotel, Denpasar, Bali, Kamis (8/8/2019).

Dibanding Bali, Kepri memang masih tertinggal hampir satu juta wisman. Selama semester pertama tahun ini, Bali mampu mendatangkan 2.305.802 kunjungan wisman. Sementara Provinsi Kepri sampai Juni 2019 mencapai 1.405.283 orang.

Berbagai hal, termasuk tempat wisata Bali 2018, yang instagramable akan menjadi perhatian Pemprov Kepri. Jika ada yang bisa dilakukan di Kepri lebih baik maka akan dicoba. Bisa juga dengan mengadakan atraksi budaya atau potensi lain yang jauh sekali berbeda.

Isdianto, yang juga Ketua Dewan Pertimbangan PDI Perjuangan Kepri hadir di Kongres bersama Ketua PDIP Kepri HM Soerya Respationo. Hadir juga Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak. Pembukan Kongres V dihadiri langsung Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko Widodo.

Pariwisata Bali yang Dipenuhi Wisatawan

tempat wisata bali yang instagramable

Melihat wisatawan, ternasuk wisman selalu memenuhi Bali, Isdianto pun menginginkan hal tersebut terjadi di Kepri. Harus diakui, semakin banyak wisman semakin banyak devisa masuk untuk negara.

Banyaknya tempat wisata Bali yang instagramable juga akan dilakukan di Kepri. “Beri masukan untuk terus memperbaiki dan memajukan wisata Kepri,” pesan Isdianto kepada masyarakat Kepri.

Pesan adik almarhum H Muhammad Sani ini bukan hanya untuk para Kepala Dinas Pariwisata atau pengusaha tour travel. Melainkan untuk seluruh lapisan masyarakat Kepri. Agar jumlah kunjungan wisman ke provinsi ini meningkat dari tahun ke tahun.

Menurut Isdianto, destinasi wisata di Kepri tersebar di seluruh kabupaten dan kota. Jika selama ini wisman baru mengenal Batam, Tanjungpinang, Bintan, maka ke depan akan digencarkan destinasi lain.

Kabupaten Natuna, Anambas, Lingga dan Karimun pun tak kalah indahnya. Salah satu menteri yang mengakui terus terang keindahan alam Natuna dan Anambas ialah Susi Pudjiastuti. Bahkan CNN pernah menobatkan Pulau Bawah di Kabupaten Anambas sebagai surga tropis.

Segala sudut Bali yang dipenuhi wisatawan jelas membuat Isdianto ingin melihatnya di Kepri. Ia menyadari bersaing dengan Bali bukan hal yang mudah. Perlu komitmen dan daya juang serta keseriusan yang tinggi.

Ini yang Dilakukan untuk Saingi Pariwisata Bali

tempat wisata bali 2018

Untuk mendukung peningkatan itu, kata Isdianto, Pemprov juga terus fokus pada pembangunan ifrastruktur yang memadai. Beberapa diantaranya perlu dengan meminta bantuan pemerintah pusat . Apalagi kata Isdianto, pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata juga tengah mendukung penuh pariwisata Kepri.

Potensi meningkatnya jumlah kunjungan wisman, menurut Isdianto sangat besar. Selain wisman dari Singapura dan Malaysia, kunjungan dari negara lain juga semakin meningkat. Kapal sekelas dream cruise pun mulai berlabuh di Kepri.

Baca Juga:

Gubkepri Nonaktif, Nurdin Basirun, Terjerat Dua Kasus Korupsi

Peluang UMKM Bisa Maju dengan Bantuan TPAKD

Polisi Imbau Unjuk Rasa Pencari Suaka di Bintan, Kepri, Dihentikan

Bobby Jayanto: Belum Pernah Terima Panggilan KPK

Turis asal Tiongkok memang menjadi salah satu potensi peningkatan itu. Dalam setahun, sekitar 150 juta warga mereka yang melancong ke luar dari negaranya. Dari jumlah itu, hanya 260 ribu orang yang piknik ke Kepri.

Beberapa waktu lalu Isdianto juga bertemu pejabat Singapura dan membahas kerja sama berbagai bidang, termasuk pariwisata.

Menurut Isdianto, indahnya sejumlah destinasi wisata yang dimiliki Kepri di posisi crossborder bisa menjadi primadona. Dalam banyak kesempatan, ia juga tak malu-malu menawarkan pesona wisata Kepri kepada tamu-tamu asingnya.

“Ini bukti dari apa yang selalu saya katakan. Bahwa kita, Kepulauan Riau, memiliki destinasi wisata yang luar biasa selama kita masih mau berinovasi dan berkreasi,” kata Isdianto.

Bukan tidak mungkin, lanjut Isdianto, suatu saat nanti Kepri bisa mengungguli Bali. Nah, mampukah Kepri menyaingi pariwisata Bali? (man)

Bagikan berita
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •