free page hit counter

4 Desa Wisata di Bintan Ikut Lomba Tingkat Nasional

TANJUNGPINANG (suarasiber) – Wisata di Bintan? Ternyata Bintan tak hanya punya Kawasan Wisata Internasional bernama Lagoi. Sejumlah desa di Bintan kini disulap menjadi desa wisata yang menarik untuk dikunjungi.

Desa wisata memang sedang digalakkan. Pemerintah melalui Kemendes menyediakan dana Rp400 juta, untuk 10 desa wisata berprestasi di Indonesia. Dana itu untuk bantuan mendirikan sarana akomodasi atau homestay di tahun 2020.

Pemandangan alam Desa Ekang Anculai yang menggoda. Foto – instagram.com/dwidinata_

Namun, untuk lahan atau tanah disediakan oleh pemerintahan desa atau Pemkab. Hal ini terkait dengan diadakannya Lomba Membangun Desa Wisata Nusantara tahun 2019.

Selain itu, untuk juara 1 ada hadiah uang tunai Rp20 juta, juara 2 mendapat Rp15 juta, dan juara 3 dapat Rp15 juta. Sedangkan untuk juara harapan 1, 2, dan 3 masing-masing akan mendapatkan Rp5 juta.

Kabupaten Bintan menyertakan empat desa di lomba ini. Keempat desa itu, adalah Desa Ekang Anculai, Desa Pengudang, Desa Toapaya Selatan, dan Desa Mapor.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan, dan Pariwisata (Disbdpar) Kabupaten Bintan, Wan Rudi Iskandar menjawab suarasiber.com, kemarin.

Menurut Wan, masing-masing desa itu punya potensi yang berbeda. Ada dari sisi agro wisata, seperti Desa Ekang Anculai.

Sebuah pantai di Desa Pengudang. Foto – instagram.com/desapengudang

Kemudian, ada dari konservasi terumbu karang dan pantai, yakni Desa Mapor. Ada juga yang punya potensi dari magrove dan pantai, yakni Desa Pengudang.

Ada juga yang rekreasi bermain, dan mangrove, yaitu Desa Toapaya Selatan. Semua desa itu menggali potensi yang ada di desa masing-masing untuk menjualnya.

Desa-desa tersebut bisa dipromosikan misalnya dengan cara paket wisata Pulau Bintan.

“Dispbudpar membantu pembinaan destinasi wisata terstandar, dan pemasaran. Pemasaranya dilaksanakan bersama Himpunan Pramuwisata Indonesia dan lain-lain,” kata Wan Rudi.

Kriteria Peserta Lomba Membangun Desa Wisata Nusantara

Pesona Mapur di Bintan, Kepri yang layak untuk kalian kunjungi. Foto – instagram.com/yovi77ardian

Menjawab pertanyaan tentang kriteria desa yang disertakan ke lomba ini, Wan, menjelaskan sesuai dengan yang disyaratakan Kemendes. Di antaranya, desa wisata dengan kategori berkembang.

Kemudian, mendapatkan rekomendasi dari Dinas Pariwisata Kabupaten. Kemudian, melampirkan peraturan desa tentang pembentukan BUMDesa.

“Selanjutnya, desa yang destinasi wisatanya dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa),” jelas Wan Rudi.

Selain itu, kriteria lainnya, adalah desanya belum pernah, dan tidak sedang mengikuti lomba desa wisata tingkat nasional yang lain.

Peserta juga diwajibkan menuliskan cerita tentang aktivitas, dan potensi desa wisata antara 600-1000 kata.

“Peserta juga wajib melampirkan link Instagram resmi desa wisata. Dan, mengunggaj video profil desa wisata dari akun youtube resmi milik desa. Durasinya maksimum 3 menit,” jelas Wan Rudi.

Bintan layak dijual ke turis, baik turis lokal maupun mancanegara. Resort di Pulau Bintan banyak, untuk mereka yang menyukai suasana tenang dengan fasilitas modern. Yang tradisional juga tak sedikit.

Dan saat ini juga mudah menemukan paket wisata Pulau Bintan 2019. Nah, Anda pasti penasaran kan dengan wisata di Bintan? (mat)

Bagikan berita
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •