Sabtu, 29 November 2025

Kades Sungai Besar Malu dengan Ulah Pemilik Akun FB Mandala Pancur

Tayang:


LINGGA (suarasiber) – Pernyataan-pernyataan pemilik akun Facebook Mandala Pancur yang diarahkan ke Andy Indra Pawennari dan Bupati Lingga Alias Wello, mendapatkan tanggapan Nazaruddin.

Nazaruddin ialah Kades Sungai Besar, Kecamatan Lingga Utara, tempat dicetaknya sawah yang diprakarsai oleh Adi dan Aalias Wello. Ia mengaku malu atas apa yang sudah dilakukan warganya pemilik akun Mandala Pancur tersebut.

“Kami masyarakat Desa Sungai Besar senang dengan pencetakan sawah yang dibiayai pribadi oleh Pak Ady dan Pak Alias Wello. Dulu, desa kami ini langganan kebakaran dan banjir setiap tahun. Sejak ada sawah ini tak terjadi lagi,” Nazaruddin, Senin (31/12/2018).


Soal status Mandala Pancur yang mempertanyakan siapa saja orang orang yang bekerja di sawah itu, dijawab oleh Nazaruddin. “Sejak pembukaan, pembajakan, penanaman hingga panen, semua melibatkan masyarakat Desa Sungai Besar. Begitu juga hasilnya, meski belum banyak, tapi semuanya sudah merasakan beras dari sawah Sungai Besar,” imbuhnya.

Baca Juga :

Selama 2018, 153 Warga Tanjungpinang Menjadi Korban Kecelakaan Lalu Lintas

Kapolres Tanjungpinang Kagumi Kemuliaan Hati Para Penggali Kubur

Dibandingkan 2017, Lebih Sedikit Warga Kepri Melanggar Hukum di 2018

Tahun 2019, Kabareskrim Siapkan Reserse Rasa Baru

Ini Penjelasan Kabareskrim soal Kasus Novel Baswedan

Nazaruddin mengaku sedih dan malu atas macam-macam tuduhan yang dilontarkan oleh akun Facebook Mandala Pancur terhadap Ady dan Alias Wello. Bahkan ia mengaku siap bersaksi di pengadilan untuk mengungkap fakta yang sebenarnya.

“Jika diminta, saya siap bersaksi di pengadilan. Saya tahu persis bagaimana jiwa pak Ady itu membantu kami dengan menggunakan uang pribadi. Waktu pertama kali sawah ini dibangun, beliau dan timnya tidur di kantor desa. Ia jaga betul sawah itu, jangan sampai gagal,” bebernya.

Dia menambahkan, sewaktu masalah pencetakan sawah di Sungai Besar dilaporkan oleh LSM Riau Corruption Watch (RCW) Kepri, Mulkansyah ke KPK dan Kejaksaan Tinggi Kepri, dirinya bolak balik diperiksa oleh penyidik Bareskrim Polri, Polda dan Kejaksaan Tinggi Kepri.

“Alhamdulillah, tuduhannya malah berbalik. Karena kami memang tak ada masalah. Orang mau bantu kampung kita malah dicari-cari kesalahannya. Yang pasti, sejak sawah ini ada di Sungai Besar, dampak sosial ekonominya bisa dirasakan masyarakat,” ujar Nazaruddin. (mat)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Dua ASN PPPK Terseret Peredaran Ganja, Satresnarkoba Tanjungpinang Bekuk Tiga Tersangka

Suarasiber.com,(Tanjungpinang) – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Tanjungpinang kembali...

Dituding Serobot Lahan,Agusriandi Lawan Balik: Pembelian Sah, Siap Tempuh Jalur Hukum

Agusriandi Agusriandi Lawan Balik: Pembelian Sah, Siap Tempuh Jalur Hukum. Selasa, (25/11/2025). Foto - Istimewa

Melindungi Calon Pekerja Migran: Kejati Kepri Tingkatkan Kesadaran Hukum melalui OM Jak Menjawab

Suarasiber.com,(Kejati Kepri) – Tanjungpinang. Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau kembali...

Paguyuban Lender DSI Gelar Pertemuan Penting Bahas Penyelesaian Dana Tertahan, Total Laporan Capai Rp 900 Miliar

Suarasiber.com (Jakarta) — Paguyuban Lender Dana Syariah Indonesia (DSI)...