free page hit counter

Wow! Megahnya Fasilitas Pendukung di KEK Galang Batang

Loading...

BINTAN (suarasiber) – Sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang pengoperasiannya paling cepat, hanya butuh 14 bulan, namun fasilitas dan infrastruktur pendukung di dalam kawasan ini benar-benar megah. Bahkan mantan Konsulat Jenderal Singapura yang berkedudukan di Batam, Gavin Chay terkesan dengan hal tersebut, saat berkunjung ke kawasan ini, Mei lalu.

Di kawasan ini dilengkapi infrastruktur pendukung, seperti drainase, gerbang kawasan, jaringan air bersih, kantor administrator dan Kantor Pengelola KEK, fasilitas keamanan. Sementara fasilitas sistem persampahan dan pemadam kebakaran disediakan melalui kerja sama dengan Pemkab Bintan.

Saat ini telah terpasang daya sebesar 0.8 MVA dari PLN di kantor administrator KEK Galang Batang. Serta dalam tahap penyambungan listrik dengan kapasitas 2×1.3 MW dari PLN. Selanjutnya, listrik kawasan akan didukung oleh Power Plant berkapasitas 6×25 MW yang ditargetkan terbangun pada 2021.

Jalan dan drainase juga telah terbangun sepanjang 2,6 kilometer, dari total target sepanjang 8 km. Instalasi jaringan air bersih pada area di sekitar perkantoran menggunakan sumur pompa kapasitas 60 liter/detik. Selanjutnya, kebutuhan air bersih seluruh Kawasan akan dipenuhi melalui Bendungan (Water Reservoir) kapasitas 7.518.000 m3.

Sekretaris Dewan Nasional KEK Enoh Suharto Pranoto menjelaskan, bagi para investor di KEK, Pemerintah memberikan insentif fiskal dan non fiskal yang lebih menarik dibanding dengan insentif di luar KEK. Dalam waktu dekat, akan ada tiga KEK lagi yang akan dioperasikan. Yaitu KEK Arun Lhokseumawe, KEK Bitung dan KEK Morotai.

“Ketiganya ditargetkan selesai pada awal 2019,” kata Enoh yang hadir dalam peresmian KEK oleh Menteri Perekonomian Darmin Nasution, Sabtu (8/12/2018).

Direktur PT Bintan Alumina Indonesia, Santony mengatakan bahwa nilai investasi, pembangunan dan pengembangan KEK Galang Batang akan terus meningkat di tahun-tahun mendatang, yaitu mencapai USD 5 miliar dalam sepuluh tahun ke depan. Ia berharap investasi ini akan menyumbang dampak positif terhadap perekonomian wilayah dan juga perekonomian nasional pada umumnya. (mat)

Loading...