free page hit counter

Asal Comot Video Soal KTP dan Pilpres 2019 di FB Lalu Diunggah di Youtube, Syaifudin Ditangkap

Loading...

JAKARTA (suarasiber) – Peringatan demi peringatan agar warga menyaring dahulu konten yang akan diunggah ke media sosial tampaknya masih ada yang tak menggubrisnya. Akibat keteledorannya, seorang warga Bandung, Jawa Barat ditangkap polisi.

Penangkapan Syaifudin (35), dengan alamat di KTP-nya Perum Cijerah 2 Blok 18/68 RT 3 RW III, Kelurahan Gempolsari, Kecamatan Bandung Lukon dan tinggal di Perumahan Damarmas 3 No 56 RT 1 RW XXII, Desa Kamasan, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung dilakukan Selasa (20/11/2018) pukul 21.20 WIB.

Berdasarkan informasi dari Bareskrim ke suarasiber.com, Rabu (21/11/2018), Syaifudin adalah pengunggah konten di kanal Youtube miliknya arjunaarjuna93 dengan caption “Warga Cina siap kalah kan Prabowo DI TANGKAP TNI kemana POLRI YA”.

Pengakuan Syaifudin kepada penyidik, ia menemukan konten video tersebut di feednews akun Facebooknya, kemudian mengunduhnya. Selanjutnya file unduhan tadi diunggahnya di kanal Youtubenya. Postingan Syaifudin ini telah diikuti 46.777 subscribers dan ditonton sebanyak 93.000 kali.

[irp posts=”12721″ name=”Cabul Antara Atasan dan Bawahan Bisa Dipidana dan Bisa Dilaporkan Siapa Saja”]

[irp posts=”12714″ name=”Pimpin Rapat Kabinet, Presiden Jokowi Batal Datang ke Kabupaten Lingga”]

[irp posts=”12711″ name=”Alamak, Perempuan Bawah Umur di Bintan Ditangkap Saat Edarkan Narkoba”]

Pasal yang di sangkakan 15 UU No.1 / 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana, karena telah menyiarkan kabar yang tidak pasti / kabar yang berkelebihan / tidak lengkap, sementara tersangka patut menduga bahwa kabar tersebut dapat menerbitkan keonaran di kalangan masyarakat,

Motif Syaifudin ialah mendapatkan keuntungan iklan melalui subscriber.

Dari tersangka, polisi mendapatkan barang bukti berupa satu buah ponsel, satu SIM Card, selembar fotokopi KK atas nama Syaifudin, akun Facebook atas nama Bsc Zaim Oodua, dua akun Youtube yang didaftarkan menggunakan dua email, yakni [email protected] (Ini dia lo) dan [email protected] (lelang berita).

Saat ini tersangka tengah diperiksa di Dittipidsiber guna pemeriksaan lebih lanjut. Tindakan lain yang diambil ialah menurunkan berita atau konten di kedua kanal Youtube milik tersangka. (mat)

Loading...