free page hit counter

Warga Singapura Danai Pembangunan Pondok Pesantren di Pati

Loading...

PATI (suarasiber) – Terbatasnya lahan serta pendapatan perkapita yang tinggi,membuat warga Singapura yang peduli pendidikan mendermakan hartanya untuk pembangunan pondok pesantren di Indonesia, salah satunya Pondok Pesantren Manbaul Saadah, Desa Bermi, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati. Salah satu dermawan Singapura itu adalah Habib Bakar.

Demikian diungkapkan oleh Ustaz Nur Salim, salah satu pengurus Pondok Pesantren Manbaul Saadah, kemarin, Sabtu (6/10/2018). Menurutnya, selain mendanai pembangunan Pondok Pesantren Manbaul Saadah, Habib Bakar juga akan mendanai biaya pendidikan beberapa santri yang menjadi anak asuhnya.

Bahkan, lanjut Nur Salim, beberapa jemaah pengajian Habib Bakar juga siap menjadi orang tua asuh bagi para santri.

[irp posts=”11160″ name=”Santi Ambarukmi: Kompetensi Guru Bisa Dilihat dari Hasil Kerja Siswa”]

[irp posts=”11156″ name=”Audisi LIDA Wilayah Kepri di Tengah Hujan Lebat”]

[irp posts=”11149″ name=”Alias Wello: Lingga Tak Lagi Sendirian”]

“Rencananya, siapa saja masyarakat yang ingin menjadi orang tua asuh, pihak ponpes akan menerimanya dengan senang hati,” tukas Nur Salim.

Ke depan, Ponpes Manbaul Saadah hanya akan membina santri yang berminat mempelajari kitab kuning.

Bahasa Arab menjadi bahasa wajib dalam berkomunikasi sehari-hari para santri . Diharapkan kelak, lulusan pesantren ini mampu menjadi ilmuwan Islam yang mumpuni.

Saat ini, ponpes Manbaul Saadah memiliki sekitar 20 santriwati yang khusus menghafalkan Alquran.

“Rata-rata santri putri lulusan SMA atau Aliyah, bahkan ada yang sarjana dari UGM Yogyakarta,” jelas Nur Salim.

Di bawah asuhan ustazah Vita Zulfa, calon-calon hafizah juga dikenalkan dengan ilmu nahwu shorof dan ilmu-ilmu fikih.

Dalam pantauan media ini, Ponpes Manbaul Saadah masih dalam proses pembangunan, dari tiga lantai yang direncanakan, baru terbangun satu lantai, itu pun belum selesai.

Pihak pesantren, kata Nur Salim siap menerima bantuan dari masyarakat yang berminat menginvestasikan kelebihan hartanya di jalan Allah, asal jauh dari kepentingan politik. (mpu)

Loading...