Sabtu, 29 November 2025

Dua Nelayan Bintan Diperkirakan Hilang di Wilayah Malaysia

Tayang:


Cuaca Ekstrem Paksa Kapal SAR Cari Perlindungan

TANJUNGPINANG (suarasiber) – Hingga hari kedua posisi 2 nelayan Desa Kelong, Bintan, yang hilang, Jumat (13/7/2018) belum juga diketahui. Memerhatikan kondisi cuaca dan arah angin (selatan), keduanya diprediksi berada di perairan Malaysia.

Kondisi cuaca juga yang menyebabkan kapal RB 209 dari Basarnas Kelas A Tanjungpinang, yang mencari kedua nelayan itu harus berlindung di Horsburgh.

Anggota TIM SAR menunggu cuaca yang memungkinkan untuk dilanjutkan pencarian. f-ist

“Hari ini (Sabtu, 14/7/2018) hari kedua pencarian. Masih nihil. Dan, berdasarkan analisa diperkirakan keduanya sudah memasuki wilayah Malaysia,” kata Budi Cahyadi, Kepala Basarnas Kelas A Tanjungpinang menjawab suarasiber.com, Sabtu (14/7/2018).


Haidan Asma bin Salim, kelahiran 19 Mei 1990 dan Deri bin Naim kelahiran 10 Oktober 1992, hilang saat mencari ikan di sekitar perairan Berakit.

Budi memastikan, meski kondisi cuaca, angin dan gelombang tidak ideal untuk operasi pencarian, namun pencarian keduanya tetap dilaksanakan.

“Kita tetap berupaya mencari keduanya,” ujar Budi. (mat)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

UMKM Bangkit! Desa Ekang Anculai Sajikan Festival Kuliner Tradisional dan Pawai Budaya 2025

Salah satu objek wisata di Ekang Anculai. Foto - Istimewa via Instagram travel_tanjungpinang

DPRD dan Pemkab Bintan Sahkan Ranperda APBD 2026, Bupati Roby Tegaskan Komitmen Pembangunan Daerah

new.suarasiber.com/,( Bintan ) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)...

Peringati Hari Guru Nasional 2025, Bupati Bintan: “Guru Adalah Pilar Kemajuan Bangsa”

new.suarasiber.com/,( Bintan ) - Pemerintah Kabupaten Bintan menggelar Upacara...

APBD 2026 Dibahas: Bupati Roby Hadirkan Dua Ranperda Strategis di Rapat Paripurna DPRD Bintan

new.suarasiber.com/,(Bintan) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bintan...