free page hit counter

Memang Menjual Busana, Cuma Ada Mikolnya Juga

Loading...

BINTAN (suarasiber) – Sekali merengkuh dayung, satu dua pulau terlampaui. Mungkin begitu maksud Dodi, menjadikan satu toko untuk usaha busana sekaligus minuman keras. Setelah diincar polisi, akhirnya ratusan kaleng dan botol minuman beralkohol disita, Sabtu (28/4/2018) malam.

Toko busana milik Dodi sebenarnya sudah memiliki nama di Kijang, khususnya Barek Motor. Pengaturan toko juga menunjukkan bahwa yang dijual hanya busana beraneka ragam. Tak ada yang menaruh curiga jika di bagian belakang, ternyata digunakan untuk menyimpan stok minuman beralkohol.

Dikabarkan, Satpol dan polisi sudah beberapa kali mengendus kegiatan jual beli minuman beralkohol oleh Dodi. Namun selalu gagal dan baru berhasil menggeledahnya Sabtu malam.

Ratusan kaleng dan botol minuman beralkohol tersebut disembunyikan di balik almari pakaian dan almari dapur. Nilainya diperkirakan jutaan rupiah.

“Alhamdulillah, kali ini kita berhasil (menggeledah). Walaupun pemilik tak ada di tempat. Tapi kita minta dia segera ke Polsek Bintan Timur,” ujar seorang anggota Reskrim Polsek Bintim, usai melakukan razia.

Kapolsek Bintan Timur AKP Muchlis Nadjar SH Sik usai memimpin razia Patuh Seligi jelang Ramadan menjelaskan, operasi yang dilakukan malam itu melibatkan jajaran Satpol PP, Bhabinkamtibmas, dan Satuan Lalu Lintas (Satlantas).

“Kami menemukan ratusan botol dan kaleng berbagai merek mikol, serta sejumlah kendaraan bermotor tanpa perlengkapan lengkap,” ujar Muchlis.

Muchlis menegaskan, selama Ramadan nanti, pihaknya tetap melakukan operasi pengawasan, serta mengamankan aktivitas yang dianggap merugikan masyarakat. Pihak kepolisian tidak akan memberikan toleransi terhadap siapa pun. Karena surat peringatan sudah dilayangkan. Peringatan lisan juga telah disampaikan.

“Kalau tak patuh, bukan tidak mungkin akan diproses secara hukum. Apalagi sampai mencelakakan banyak orang. Sudah terbukti, banyak yang meninggal dunia karena mikol,” tambah Muchlis. (mat)

Loading...