free page hit counter

Bintan 4 Dapil, Peluang Anak Pulau Jadi Dewan Besar

Loading...

TANJUNGPINANG (suarasiber) – Kabar gembira bagi anak pulau yang ingin menikmati kursi DPRD. Keputusan KPU Republik Indonesia Nomor 273/PL01.3 – KPt/06/KPU/IV/2018 Tentang Penetapan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Anggota DPRD Kabupaten Kota dan Provinsi di Kepulauan Riau dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 memberikan peluang itu.

Di dalamnya tercantum Kabupaten Bintan ditetapkan menjadi 4 Daerah Pemilihan (Dapil). Dengan jumlah penduduk sekitar 148.650 jiwa dan terwakili dalam 25 kursi, pembagian Dapil tersebut adalah:

Dapil I untuk 9 kursi meliputi Kecamatan Teluk Sebong dengan jumlah penduduk sekitar 16.519 jiwa, Teluk Bintan 10.737 jiwa, Gunung Kijang 13.049 jiwa dan Toapaya 11.549 jiwa.

Dapil II untuk 3 kursi meliputi Kecamatan Bintan Pesisir 7.130 jiwa, Mantang 4.258 jiwa serta Tambelan 4.518 jiwa.

Kemudian Dapil III dengan jumlah 7 kursi hanya Kecamatan Bintan Timur dengan jumlah penduduk sekitar 42.532 jiwa.

Terakhir Dapil IV 6 kursi atau kurang 1 kursi dari Pileg 2014 berjumlah 7 kursi. Meliputi Kecamatan Bintan Utara 21.894 jiwa dan Seri Kuala Lobam 16.472 jiwa.

Ketua KPU Kabupaten Bintan Wandra Fadillah menjelaskan penambahan satu Dapil ini melalui mekanisme antara lain meminta masukan dari berbagai pihak termasuk tokoh masyarakat dan melakukan uji publik. Hasilnya, sebagian mengusulkan 3 Dapil, lainnya 4 Dapil.

“KPU Pusat menetapkan Kabupaten Bintan 4 Dapil,” jelas Wandra.

Kader PSI Kabupaten Bintan, Tenny, melihat pembagian 4 Dapil menimbulkan akibat bagi Caleg. Pertama, yang akan berlaga di Dapil I dan II harus bekerja keras, ongkos politiknya besar karena wilayahnya pulau-pulau. Ongkos politik ini akan terasa berat jika Caleg bukan berasal dari wilayah tersebut.

“Lain dengan Dapil III dan IV yang wilayahnya daratan sehingga mudah dijangkau,” kata dia.

Namun akibat lainnya, Dapil I dan II yang wilayahnya pesisir memberikan kesempatan warga setempat untuk maju. Ada keuntungannya bagi anak pulau yang mencalonkan diri kelak, karena konstituennya berharap bisa menjumpainya lebih mudah. (mat)

Loading...