free page hit counter

Ibu-ibu Digembleng Jadikan Pekarangan Sumber Ekonomi

Loading...

BINTAN (suarasiber) – Pemilik rumah yang kreatif tak akan membiarkan pekarangannya terbengkalai begitu saja. Terkait hal ini, Ketua Tim Penggerak PKK Bintan, Deby Maryanti AMd menyelenggarakan pelatihan.

Adalah program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) yang diperkenalkan kepada ibu-ibu PKK. Pelatihan Optimalisasi Lahan Pekarangan ini dilakukan di Aula Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bintan, Batu 18, Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Senin (19/3/2018).

Menurut Deby, pelatihan bertujuan membantu peningkatan perekonomian keluarga dengan cara mengoptimalisasi pemanfaatan pekarangan melalui konsep Rumah Pangan Lestari (RPL).

Pelatihan diikuti puluhan Kelompok Wanita Tani (KWT) dan kader PKK tingkat kelurahan/desa. Para peserta tak hanya mendapatkan teori dan praktik, melainkan juga bibit berbagai jenis tanaman yang bernilai ekonomis.

“Kelompok Wanita Tani harus menjadi mesin penggerak dan pelopor dalam pemanfaatan pekarangan rumah, sehingga bisa mengurangi beban keluarga,” kata istri Bupati Apri Sujadi ini.

Program RPL bersinergi dengan Program Hatinya PKK, setiap tahun akan dilombakan guna memotivasi dan memberikan informasi terkait program ketahanan pangan keluarga.

“Setiap Maret, kami berkunjung ke setiap lokasi terkait pengembangan program RPL dan Hatinya PKK. Saya turun langsung,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bintan Khairul mengatakan tahun ini dinas yang dipimpinnya melalui APBN mengucurkan bantuan 250 juta rupiah bagi pengembangan 5 Kelompok Wanita Tani (KWT). Per KWT berhak mendapatkan Rp50 juta, disalurkan ke rekening masing-masing.

Sedangkan 30 Kelompok Wanita Tani (KWT) lainnya, yang berasal dari seluruh kecamatan, menerima bantuan 7 jenis bibit tanaman dan polibag diantaranya bibit tanaman benih cabai rawit, benih cabai besar, benih seledri, benih sawi, benih kangkung, benih tomat dan benih mentimun. (mat)

Kamus suarasiber:
Konsep Rumah Pangan Lestari (RPL) adalah rumah penduduk yang mengusahakan pekarangan secara intensif untuk dimanfaatkan dengan berbagai sumberdaya lokal secara bijaksana yang menjamin kesinambungan penyediaan bahan pangan rumah tangga yang berkualitas dan beragam. Apabila RPL dikembangkan dalam skala luas, berbasis desa, kelurahan atau wilayah lain yang memungkinkan penerapan RPL disebut Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL).

Prinsip dasar KRPL adalah pemanfaatan pekarangan yang ramah lingkungan dan dirancang untuk ketahanan dan kemandirian pangan, diversifikasi pangan berbasis sumber daya lokal, konservasi sumberdaya genetik pangan (tanaman, ternak, ikan), menjaga kelestariannya melalui kebun bibit desa guna peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

Loading...