free page hit counter

Pantai Lagoi Tercemar Limbah

Loading...

BINTAN (suarasiber.com) – Pantai di kawasan pariwisata Lagoi, Bintan, dikabarkan tercemar limbah. Redaksi suarasiber.com mendapatkan kiriman foto dari seorang sumber, Selasa (9/1) siang melalui smartphone.

Selain Pantai Nirwana Garden Resort, Pantai Angsana juga mengalami nasib serupa. F-ist

Dituliskannya, bahwa pada tanggal tersebut sumber mendapatkan laporan mengenai pencemaran minyak hitam di pantai kawasan pariwisata internasional itu. Disebutkannya, perairan yang terkena limbah dekat Nirwana Garden Resort dan Angsana Resort pada pukul 08.30 WIB.

Pada foto yang diambil di perairan dekat Nirwana Garden Resort, tampak dua lelaki mengenakan seragam kerja, bertopi, sedang mengamati bercak-bercak berwarna hitam yang menyebar di sepanjang pantai. Sekilas menyerupi tumpahan minyak. Benda ini mengotori pasir putih yang menjadi tempat untuk berwisata bagi para turis mancanegara dan lokal.

Sementara foto di perairan dekat Angsana Resort diambil di sudut batu karang. Jika dilihat secara kasat mata dari foto tersebut, warna biru laut di kejauhan bertemu dengan semacam benda cair kental berwarna hitam pekat. Benda ini tampak menggumpal menutupi tepi pantai.

“Kami tidak dapat menganalisa apakah ini merupakan sumber baru atau minyak hitam lama yang kembali terbawa arus laut. Secara fisik kondisi temuan agak menggumpal dan menyatu dengan sampah dan rumput laut,” jelas sumber.

Menurutnya, temuan tersebut juga sudah diteruskan ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Bintan, Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Riau
Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai Kabupaten Bintan serta Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan.

Kadis Pariwisata Kabupaten Bintan, Luki Zaiman Prawira yang dimintai keterangan suarasiber.com membenarkan dan mengungkapkan kesedihannya. Ia prihatin dengan tercemarnya sebagian besar pantai di Lagoi.

“Kami berkoordinasi dengan dinas lain yang terkait untuk menyelesaikan masalah ini. Karena yang terkena dampak limbah adalah kawasan wisata, kami tentu berusaha agar limbah segera teratasi,” ujarnya.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah menurunkan orang-orang dari pihak resort untuk membantu membersihkan limbah. (mat)

Loading...