free page hit counter

Jualan Keripik Ubi, Omzet Ibu Elvi Rp10 Juta Sebulan

Loading...

SEILEKOP (suarasiber.com) – Mengandalkan bahan baku ubi yang dianggap makanan kampung bagi sebagian orang, Elvi Sumarni justru mendapatkan jalan hidup. Keripik buatannya kini menembus pasar luar negeri, Malaysia dan Singapura. Omzetnya pun tergolong besar, Rp10 juta per bulan.

Warga Jalan Musi, Kampung Purwodadi, RT 002 RW III, Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur, ini mengolah ubi menjadi aneka keripik yang diberinya merek Crisvia.

Dikunjungi Ketua Dekranasda Kabupaten Bintan, Hj Deby Apri Sujadi, Senin pagi (22/1), wanita 49 tahun ini menuturkan jika bisnisnya dimulai tiga tahun lalu. Awalnya keprihatinan melihat kehidupan para petani di sekitar tempat tinggalnya.

“Bertahun-tahun menamam ubi, mereka tak bisa menikmati hasilnya karena harga jualnya yang murah,” kenang Elvi.

Lantas muncul pemikiran di benaknya, bagaimana caranya hasil kebun itu bisa terjual dengan harga yang wajar. Mulailah Elvi mencoba membuat keripik. Tidak langsung dijual. Tetangga kanan kirinya adalah tester terbaik.

Ketika tetangga bilang enak, ia memberanikan diri memberikannya ke Ketua RT, RW, lurah bahkan camat. Promosi lewat mulut pun membuat Crisvia mulai dikenal luas. Hingga saat ini, ada langganan tetapnya dari Kota Batam, Singapura dan Malaysia.

“Merintis dari awal yang dulunya bersama suami, sekarang alhamdulilah sudah dibantu 4 pekerja. Kami juga membentuk Kube dengan nama Mekar Sari,” ujarnya semangat.

Produknya pun beragam. Mulai Keripik Ubi Gurih (Crisvia), Opak Mentah, Kue Cakar Ayam, Keripik Pisang, Rengginang, Menggleng Pedas Manis, dan juga Keripik Singkong Pedas.

Melihat keuletan Elvi, Deby pun percaya ibu ibu rumah tangga lain bisa melakukan hal serupa, meski beda produk. Para wanita, kata dia, harus berperan aktif dalam membantu pendapatan ekonomi keluarga. Program KUBE sangat bermanfaat bagi wanita yang ingin mulai mengembangkan usahanya dari rumah.

“Bisa memulai usaha makanan minuman, atau juga suvenir atau cinderamata seperti sulam, bordir atau aksesoris lain,” sebut Deby.

Dekranasda sendiri memberikan bimbingan melalui mentor berpengalaman. (mat)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published.