free page hit counter

Musim Hujan Datang, Waspadai Penyakit Berikut

TANJUNGPINANG (suarasiber) – Warga Kepri masih diselimuti hujan hampir setiap hari. Musim hujan membuat cuaca lebih sejuk. Namun Anda harus tetap waspada, karena sejumlah penyakit jutsru menyerang pada saat hujan.

Pada saat musim hujan datang, tubuh akan lebih mudah terserang. Apalagi bagi mereka yang kondisinya tidak fit. Selain itu perubahan suhu pada lingkungan juga memberikan pengaruh mudahnya penyakit menyerang.

Sementara dari sisi kehidupan mikroba, musim hujan adalah saatnya berkembang biak. Selanjutnya menginfeksi tubuh manusia. Khusus bagi mereka yang menyadari tubuhnya lemah, harus ekstra waspada.

Suarasiber merangkum dari berbagai sumber seputar gangguan kesehatan yang biasanya menyerang saat muism hujan. Daftarnya sebagai berikut:

Diare

Menempati urutan pertama gangguan kesehatan yang mudah menyerang manusia saat musim hujan ialah diare. Seseorang yang terkena diare fesesnya akan mencair sehingga meningkatkan frekuensi buang air besar.

Penyakit musim hujan ini lebih sering menjangkiti warga yang tinggal di dataran rendah. Terlebih yang tinggal di kawasan rawan banjir. Jangan anggap sepele diare yang menyerang, sebab jika tdak segera ditangani akan mengakibatkan dehidrasi akut.

Cara pengobatan paling sederhana ialah mengonsumsi oralit atau minuman lain yang mengandung elektrolit. Gunanya mengganti cairan tubuh yang terlalu banyak keluar.

Influenza

Nah, gangguan kesehatan di musim hujan yang satu ini rasanya menjengkelkan. Saat berada di antara teman-teman tiba-tiba harus menarik nafas dari hidung dan mengeluarkan bunyi.

Tingkat kelembapan yang rendah pada musim hujan, membuat daya tahan virus lebih kuat untuk berkembang. Dengan begitu, mereka mudah menularkan penyakitnya melalui udara pada orang dengan daya tahan tubuh lemah.

Yang harus diperhatikan warga yang selama ini nyaman dalam ruangan AC, justru harus mewaspadai sirkulasi udara yang buruk. Penularan influenza pun lebih mudah terjadi.

Untuk mengatasinya, cobalah mengonsumsi makanan bergizi, tidur cukup dan terapkan pola hidup bersih.

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA)

Infeksi saluran pernapasan akut alias ISPA juga rentan menyerang manusia saat musim penghujan.

ISPA merupakan penyakit saluran pernapasan yang mengakibatkan seseorang mengalami batuk, bersin-bersin, dan demam. ISPA juga mudah menular kepada orang lain dengan daya tahan tubuh lemah.

Hepatitis A

Cuaca lembab, genangan air, hawa dingin menjadi pemicu munculnya hepatitis A. Ditambah dengan lingkungan yang kotor maka lengkaplah sudah kondisi yang mempermudah penyakit hepatitits A.

Hepatitits A disebabkan oleh virus melalui konsumsi makanan yang terkontaminasi. Penularan hepatitis A melalui oral memiliki masa inkubasi 15 hingga 50 hari lamanya.

Gejalanya secara umum ialah demam, linu pada persendian, kehilangan nafsu makan, pusing, dan perut tidak nyaman.

Untuk terhindar dari gengguan kesehatan ini, Anda seyogyanya mengonsumsi makanan dari luar secara hati-hati, perhatikan kebersihan warung yang akan dijadikan tempat bersantap.

Demam Berdarah

Musim hujan menciptakan genangan yang bisa dijadikan bersarang nyamuk aedes aegypti. Nyamuk inilah yang menularkan demam berdarah.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut bahwa penyakit satu ini lumrah ditemui di negara-negara tropis dan sub-tropis, seperti Indonesia.

Jangan anggap remeh demam berdarah, sebab penyakit ini bisa berkembang dan berisiko mengancam nyawa seseorang. (mat)

Bagikan berita
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •