free page hit counter

Presiden Jokowi Ingin Bahas Pembangunan Kepri

TANJUNGPINANG (suarasiber) – Presiden Jokowi memerintahkan Mensesneg, Praktikno untuk mengatur pertemuan dengan Gubkepri Nurdin Basirun. Perintah ini disampaikan saat berbuka puasa bersama Ketua DPD RI Oesma Sapta, Kuningan Jakarta, Rabu (15/5/2019).

Presiden ingin Mensesneg menjadwalkan pertemuan dengan Nurdin di Istana Negara. Nurdin sendiri mengatakan, pertemuan itu nantinya akan membahas kelanjutan pembangunan strategis di Kepri. Yang banyak terkait dengan Jakarta. Baik yang bersumber dari APBN maupun yang terkait dengan regulasi.

“Kita minta proyek-proyek strategis dipercepat. Juga dukungan regulasi terhadap banyak hal. Apalagi terkait investasi dan kepariwisataan,” kata Nurdin usai bertemu dengan Presiden, dilansir dari humaskepri.id.

Semangat Jokowi

Nurdin berharap pertemuan itu secepatnya. Apalagi melihat semangat Presiden ketika dirinya membicarakan tentang Kepri. Pada pertemuan singkat itu, Presiden langsung memanggil Mensesneg Pratikno.

Saat itu, Nurdin dan Jokowi berjalan seiringan. Dalam perjalanan itulah Nurdin menyampaikan banyak hal tentang Kepri. Tak lama, Presiden langsung memanggil Menseneg yang berjalan di belakangnya.

Jokowi langsung menunjuk Nurdin di depan Mensesneg agar segera diagendakan pertemuan itu.

Baca Juga:

Pemancing Tanjungpinang – Bintan Peduli Kaum Duafa

Pertamina Gunakan Katalis yang Dikembangkan ITB

KPK Panen Koruptor di Bengkalis, Riau

Tahun Depan 10 Mahasiswa Per Kampus, Insyaallah

Yang juga menjadi perhatian khusus adalah Jembatan Batam Bintan. Proyek ini salah satu yang disetujui Jokowi tahun lalu. Untuk memastikan itu, Jokowi malah sudah menjanjikannya saat ke Batam, awal April lalu.

“Pak Presiden komit dengan janjinya untuk Kepri. Kita berharap semuanya berjalan lancar,” kata Nurdin.

Jembatan Batam – Bintan

Tentang Jembatan Batam Bintan, Menteri PUPR Basuki Hadimulyo bahkan sudah mendapatkan DED terbaru dari Kepri. Dari DED terbaru, biaya yang dibebankan untuk pembangunan jembatan ini tidak terlalu tinggi. Karena pemanfaatkan teknologi dan lainnya.

Sebelumnya, ada tujuh proyek strategis yang sudah direstui Presiden Jokowi dalam pertemuan tahun lalu. Proyek-proyek itu adalah Pembangunan Jembatan Batam Bintan, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Sauh, KEK Galang Batang, KEK Pulau Asam, Pengembangan Pelabuhan Batu Ampar, Pengembangan dan Modernisasi Bandara Hang Nadim dan Pembangunan Batam LRT (Light Rapit Transit).

Galang Batam merupakan salah satu proyek strategis yang direstui Presiden Jokowi dan sudah berjalan lancar. Proyek lainnya terus digesa dan disesuaikan dengan aturan yang berlaku. Malah, tentang Jembatan Batam Bintan, Presiden Jokowi sudah langsung mengumumkannya di Batam akhir Maret lalu. (mat)

Bagikan berita
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •