free page hit counter

Museum Timah Singkep, Awalnya Toko Pakaian

TANJUNGPINANG (suarasiber) – Kepedulian Pemkab Lingga untuk memiliki museum sendiri akhirnya terwujud. Bangunan yang dipakai bahkan memiliki sejarah panjang.

Dilansir dari linggakab.go.id, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Lingga, Yusrizal SH membuka secara resmi Museum Timah Singkep yang terletak di jalan Pagoda Dabo Singkep, Kamis (23/5/2019). Disampaikannya, awalnya bangunan ini untuk berjualan pakaian.

Kemudian sempat dialihfungsikan menjadi bangunan pendukung untuk Pagoda yang dibangun pada tahun 1980. Akhirnya pada hari itu digunakan sebagai tempat menyimpan koleksi benda bersejarah.

Hadir pada acara peresmian tersebut sejumlah pimpinan atau pejabat Forkopimda Kabupaten Lingga. Ada juga anggota DPRD Kabupaten Lingga, para Kepala OPD, Camat, serta para undangan dan eks Karyawan Timah UPTS Dabo.

Ide pendirian Museum timah itu tercetus dari Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Lingga, M Ishak pada tahun 2017 lalu yang menyampaikan kepada Bupati Lingga. Bagai gayung bersambut, Bupati Lingga pun merespon positif ide tersebut, mengingat sumbangsih dan kontribusi timah terhadap kemajuan Singkep di masa lalu.

Museum dan Monumen

Selain pembangunan Museum Timah, Bupati Lingga juga mengharapkan pembangunan Monumen Timah. Bahkan ada juga pembangunan Singkep Business Centre (SBC). Peletakan batu pertamanya sudah dilaksanakan oleh Jendral Purn. TNI Moeldoko pada 21 November 2018 lalu.

Pada kesempatan ini, Kepala Dinas Kebudayaan berkesempatan menyampaikan sambutannya. Beliau menyampaikan terima kasih atas dukungan Bupati Lingga atas terwujudnya Museum Timah Singkep ini.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kasatpol PP yang menyatakan kesiapannya memberikan dukungan pengawalan terhadap museum tersebut. Selain itu, ia pun menyampaikan terima kasihnya kepada Lurah Sungai Lumpur, yang telah bersedia meminjamkan stafnya sebagai petugas di museum tersebut.

“Saat ini sudah ada sekitar 600 koleksi yang berasal dari sumbangan masyarakat dan eks karyawan Timah. Insyaallah ke depan kita yakini, koleksi dan bangunan museum akan lebih representatif,” kata dia optimis.

Selain dimaksudkan untuk mengenang sejarah kejayaan masa lalu, pendirian museum juga bisa dimanfaatkan untuk tujuan ilmu pengetahuan, kebudayaan, teknologi dan pariwisata.

Sukarela Serahkan Barang

Pengguntingan pita tanda diresmikannya Museum Timah Singkep oleh Ketua TP PKK Kabupaten Lingga
Pengguntingan pita tanda diresmikannya Museum Timah Singkep oleh Ketua TP PKK Kabupaten Lingga, Hj Heryulita. Foto – linggakab.go.id

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Lingga berharap agar keberadaan tempat ini mampu mendatangkan manfaat. Serta bisa digunakan untuk pembelajaran serta pengenalan sejarah oleh masyarakat. Selain itu juga mampu memotivasi masyarakat yang memiliki barang-barang peninggalan masa kejayaan timah di Dabo Singkep. Dengan sukarela masyarakat bisa menyerahkannya kepada museum.

Peresmian dilakukan dengan pembukaan tirai papan nama oleh Asiten II Kabupaten Lingga. Selanjutnya pengguntingan pita oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lingga Hj Heryulita yang berkesempatan hadir pada acara itu.

Kehadiran bangunan ini mendapatkan perhatian warga. Buktinya pada hari itu ada beberapa eks karyawan Timah yang dengan sukarela menyerahkan barang-barangnya. Benda itu merupakan peninggalan masa lalu untuk disimpan di Museum Timah Singkep ini.

Diantara warga yang menyerahkan koleksi benda kuno ialah H Mokhtar Bz, H Herman Roesmin, H Muhd Yusuf. Besar harapan mereka, agar keberadaan benda-benda tersebut tetap dirawat dan terjaga keberadaannya. Sehingga bisa bermanfaat dan menjadi media pembelajaran sejarah bagi para pelajar dan anak cucunya kelak. (man)

Bagikan berita
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •